JAKARTA, GEMADIKA.com — Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer Gerungan atau Noel, menyampaikan pleidoi penuh penyesalan dalam sidang kasus dugaan korupsi pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Noel mengakui kesalahan yang telah menyeret dirinya ke proses hukum sekaligus berdampak besar terhadap keluarga dan orang-orang yang pernah mempercayainya.

“Saya tidak menjadikan keluarga sebagai tameng. Saya tidak ingin memakai kesedihan keluarga untuk menekan hati siapa pun. Namun saya harus jujur, bahwa perkara ini telah menjadi luka batin yang sangat dalam bagi mereka,” ucap Noel di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).

Baca juga :  MBG Adopsi Strategi Jepang, Pemerintah Siapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Dalam nota pembelaannya, Noel juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, termasuk para buruh yang selama ini menaruh harapan kepadanya.

“Kepada keluarga, kepada orang-orang yang pernah percaya, kepada para buruh yang pernah berharap, dan kepada masyarakat luas, saya menyampaikan penyesalan saya dan saya mengaku bersalah,” tambahnya.

Noel mengungkapkan bahwa kasus yang menjerat dirinya telah menghancurkan banyak aspek kehidupannya, baik secara pribadi maupun sosial.

Menurutnya, keluarga menjadi pihak yang paling merasakan dampak dari perkara hukum tersebut.

Baca juga :  Tolak Diperiksa, PT PMM Kian Tersudut! Satgas PKH Tegaskan Proses Hukum Ekspor Logam Tanah Jarang Via Batam Terus Berjalan

“Saya menyesal karena keluarga saya ikut menanggung akibat dari kejatuhan saya. Perkara ini menghancurkan banyak hal dalam hidup saya. Namun dari kehancuran ini, saya berharap masih ada ruang pertobatan, perbaikan, dan pemulihan diri,” pungkasnya.

Kasus dugaan korupsi sertifikasi K3 di Kemnaker sendiri menjadi perhatian publik karena menyeret sejumlah nama pejabat dan mantan pejabat di lingkungan kementerian.

Sidang pleidoi Noel berlangsung dengan suasana emosional dan menjadi bagian dari rangkaian proses hukum sebelum majelis hakim menjatuhkan putusan akhir.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami