SIMALUNGUN, GEMADIKA.com – Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan pelajar dan kepedulian terhadap generasi muda, Polsek Tanah Jawa, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara menggelar kegiatan “Razia Kasih Sayang” dengan menyasar pelajar yang kedapatan bolos sekolah saat jam pelajaran berlangsung.

Kegiatan tersebut dilakukan di sejumlah titik yang kerap dijadikan tempat berkumpul pelajar saat jam sekolah, seperti warung internet, kafe, hingga lokasi umum lainnya di wilayah Kecamatan Tanah Jawa.

Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga memberikan pembinaan secara humanis dan edukatif kepada para pelajar.

Petugas memberikan pemahaman mengenai pentingnya pendidikan, dampak negatif kebiasaan bolos sekolah, serta pentingnya menjaga disiplin demi masa depan yang lebih baik.

Selain didata, para pelajar yang terjaring juga akan dikoordinasikan dengan pihak sekolah dan orang tua untuk dilakukan pembinaan lanjutan.

Baca juga :  Kadis DP2KP Bangkalan Kecewa Penyuluh Perikanan Absen di Forum Strategis Tata Kelola Nelayan

Kapolsek Tanah Jawa, Banuara Manurung, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar penindakan, melainkan bentuk kepedulian polisi terhadap masa depan anak-anak.

“Kami ingin memastikan anak-anak tetap berada di lingkungan yang positif, khususnya di sekolah saat jam belajar berlangsung. Ini adalah bentuk kasih sayang kami agar mereka tidak terjerumus ke hal-hal negatif,” ujar Kompol Banuara Manurung SH.

Ajak Orang Tua dan Masyarakat Ikut Peduli

Kapolsek juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat jam sekolah berlangsung.

Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter, disiplin, dan rasa tanggung jawab anak.

Dengan komunikasi yang baik dan pengawasan rutin, diharapkan pelajar dapat memahami pentingnya pendidikan serta terhindar dari perilaku yang merugikan diri sendiri.

Baca juga :  Skandal Viral Kompol DK Makin Panas, A-PPI Sumut Soroti Dugaan Permainan Oknum dan Desak Pemecatan Tegas

Selain itu, masyarakat juga diajak ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan dengan saling mengingatkan apabila menemukan anak usia sekolah berada di luar sekolah tanpa alasan jelas.

Sinergi antara polisi, sekolah, orang tua, dan masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.

“Anak-anak adalah aset masa depan bangsa. Mari kita jaga dan arahkan mereka agar tetap berada di jalur yang benar demi masa depan yang lebih baik,” tutup Kapolsek Tanah Jawa.

Penulis: Syam Purba

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami