PATI, GEMADIKA.com- Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati tengah menyelidiki peristiwa kebakaran genset yang digunakan untuk menyuplai daya perangkat Sound Horex di Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Insiden yang terjadi pada Senin (15/6/2026) malam itu mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp275 juta.

‎Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di depan gudang tepung tapioka milik warga bernama Supandan. Berdasarkan informasi kepolisian, perangkat sound system tersebut telah beroperasi sejak sekitar pukul 19.00 WIB.

‎Kapolresta Pati melalui Kapolsek Wedarijaksa, AKP Suntoro, mengatakan hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya indikasi gangguan pada instalasi kelistrikan sebelum kebakaran terjadi.

‎Menurut keterangan saksi di lokasi, terdengar percikan dari kabel listrik yang terhubung dengan genset. Operator kemudian diminta untuk segera mematikan perangkat sound system. Namun sesaat setelahnya terdengar ledakan dari bagian genset yang disusul munculnya kobaran api.

‎”Api kemudian membakar bagian genset beserta kabel penyambung yang digunakan sebagai sumber daya perangkat sound system,” kata AKP Suntoro dalam keterangan tertulis, Selasa (16/6/2026).

‎Kru Sound Horex berupaya melakukan penanganan awal dengan memindahkan kendaraan ke lokasi yang lebih aman dan berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

‎Petugas Polsek Wedarijaksa yang datang ke lokasi turut melakukan pengamanan area, membantu proses penanganan, serta melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP).

‎Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik pada genset. Untuk kepentingan penyelidikan, petugas telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk kabel yang terbakar.

‎”Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Namun indikasi awal mengarah pada korsleting listrik pada genset,” ujar AKP Suntoro.

‎Akibat kejadian tersebut, satu unit genset berkapasitas 150 KVA beserta kabel penyambung mengalami kerusakan berat. Meski kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat, termasuk pelaku usaha hiburan dan penyedia jasa sound system, untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik dan perangkat pendukung sebelum digunakan.

‎Menurut AKP Suntoro, langkah pencegahan dan perawatan berkala sangat penting guna meminimalkan risiko kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar.

‎Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk segera melaporkan kejadian darurat maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui layanan Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.

Penulis : Aziz
Editor : Rini

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami