BEKASI, GEMADIKA.com Suasana bahagia dalam sebuah pesta khitanan di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, mendadak berubah menjadi duka. Tiga pemain odong-odong dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat listrik saat mengiringi acara hajatan warga pada Selasa (2/6/2026) sore.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Kampung Cibeureum RT 03 RW 03, Desa Mekarmukti. Selain menelan tiga korban jiwa, insiden itu juga menyebabkan empat orang lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, para korban merupakan anggota Grup Dewa Tarompet asal Pagaden, Kabupaten Subang. Mereka tengah mengisi hiburan dalam acara khitanan yang digelar oleh warga setempat.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, rombongan odong-odong baru saja melanjutkan perjalanan setelah beristirahat dan menunaikan salat Ashar. Namun, di tengah perjalanan, terjadi insiden yang mengakibatkan sejumlah pemain tersengat aliran listrik.

Baca juga :  Miris! Nasib 2 Anak Yatim di Karawang, Harta Warisan Ayah Diduga Diperebutkan Keluarga Sendiri

Satlinmas Desa Mekarmukti, Pitung (70), menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika salah seorang pemain terkena sengatan listrik yang kemudian merambat ke korban lainnya yang berada di sekitar lokasi.

“Awalnya satu orang yang kena. Begitu kesetrum, merambet ke yang lain. Yang mengangkat kabel itu langsung kena, lalu yang berada di dekatnya ikut tersengat,” kata Pitung.

Ia menambahkan bahwa seluruh korban yang terdampak merupakan pemain odong-odong dan tidak ada warga sekitar yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.

“Korban semuanya pemain odong-odong. Warga sekitar tidak ada yang terkena, Kabel itu memang sudah lama ada. Baru kali ini terjadi kejadian seperti ini,” tambahnya.

Baca juga :  Truk Muatan Ikan Terguling di Turunan Jalur Lintas Selatan Pantai Gemah Tulungagung, Evakuasi Masih Berlangsung

Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar yang tidak menyangka hajatan yang seharusnya menjadi momen kebahagiaan justru berujung petaka. Warga berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan menjadi perhatian semua pihak terkait keselamatan instalasi listrik di lingkungan permukiman.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan maupun identitas para korban yang meninggal dunia. Aparat masih melakukan penyelidikan dan pendalaman guna mengungkap kronologi lengkap insiden yang merenggut tiga nyawa tersebut.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami