BOJONEGORO, GEMADIKA.com Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, yang baru diresmikan pada 11 Juni 2026, menghentikan operasionalnya sementara akibat aksi mogok kerja seluruh karyawan.

Gerai yang sebelumnya menjadi perhatian publik karena peresmiannya dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Wakil Panglima TNI, Pangdam V/Brawijaya, dan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, kini dilaporkan tutup total sejak Jumat (3/7/2026).

Kepala Desa Campurejo, Edi Susanto, membenarkan penghentian operasional tersebut. Menurutnya, aksi mogok dilakukan para pekerja sebagai bentuk protes terhadap sejumlah persoalan yang mereka alami selama bekerja.

Baca juga :  Bangkalan Maksimalkan Program Infrastruktur. Rp 138 Miliar Dikucurkan untuk Perbaikan 60 Ruas

Berdasarkan keterangan yang disampaikan, para pekerja mengeluhkan besaran upah yang dinilai tidak sesuai harapan. Selama gerai beroperasi, mereka disebut menerima upah sekitar Rp76.000 per hari.

Selain itu, para pekerja juga mengaku belum menerima perjanjian kerja secara tertulis atau memiliki kejelasan mengenai status hubungan kerja sejak mulai bertugas.

Keluhan lainnya berkaitan dengan belum adanya perlindungan ketenagakerjaan. Para pekerja menyebut belum memperoleh fasilitas BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan selama bekerja di gerai tersebut.

Di sisi lain, mereka tetap diwajibkan menyetorkan seluruh hasil pendapatan gerai kepada pihak pengelola pusat setiap bulan sesuai mekanisme yang berlaku.

Baca juga :  Sengketa Rumah di Surabaya Viral! Wawali Cak Ji Turun Tangan Mediasi Pembeli Sah dan Pengontrak

Edi Susanto menilai aksi yang dilakukan warganya merupakan bentuk penyampaian aspirasi untuk memperoleh kepastian hak-hak sebagai pekerja, termasuk terkait kesejahteraan dan perlindungan kerja.

Informasi yang beredar juga menyebutkan persoalan serupa diduga terjadi di sejumlah gerai Koperasi Desa Merah Putih lainnya di Kabupaten Bojonegoro. Beberapa gerai dilaporkan turut menghentikan operasional sebagai bentuk protes terhadap kondisi yang mereka alami.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Agrinas Pangan Nusantara belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai keluhan yang disampaikan para pekerja.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami