JAKARTA, GEMADIKA.com – Pemerintah melalui Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) membuka peluang bagi pengemudi ojek online (ojol) untuk memiliki rumah subsidi melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Program ini menawarkan skema uang muka (DP) 0 persen bagi peserta yang memenuhi persyaratan.
Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, mengatakan pemerintah telah mengalokasikan sebanyak 350.000 unit KPR FLPP pada 2026. Dari jumlah tersebut, minimal 15 persen ditujukan bagi pekerja sektor informal, termasuk mitra pengemudi Gojek.
“Kami telah mengalokasikan 350.000 KPR FLPP tahun ini dan meminta bank penyalur agar minimal 15 persen dialokasikan bagi pekerja informal, termasuk driver Gojek. Harapannya, semakin banyak pengemudi ojol yang bisa memiliki rumah,” ujar Sid dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BP Tapera dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Jumat (4/7/2026).
Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, bersama Chief of Public Affairs, Public Policy & Government Relations PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Shinto Nugroho. Kolaborasi ini bertujuan memperluas akses kepemilikan rumah bagi mitra pengemudi Gojek yang selama ini bekerja di sektor informal.
Menurut Sid, pengemudi ojek online memiliki kontribusi besar dalam mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari. Namun, banyak dari mereka masih menghadapi kendala dalam mengakses pembiayaan perumahan karena status pekerjaan dan persyaratan administrasi.
Melalui program FLPP, peserta akan memperoleh suku bunga tetap sebesar 5 persen selama masa kredit. Selain itu, tersedia skema DP 0 persen karena uang muka sebesar 1 persen dari harga rumah akan ditanggung oleh asosiasi pengembang perumahan subsidi bagi calon penerima yang memenuhi ketentuan.
“Program ini didukung oleh para pengembang sehingga kami dapat menghadirkan skema DP 0 persen bagi calon penerima yang memenuhi syarat,” jelas Sid.
Sementara itu, Chief of Public Affairs, Public Policy & Government Relations PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Shinto Nugroho, mengatakan para pengemudi yang bekerja di sektor informal selama ini masih menghadapi keterbatasan dalam memperoleh akses pembiayaan, termasuk untuk kepemilikan rumah.
Melalui kerja sama tersebut, GoTo berharap semakin banyak mitra pengemudi yang memiliki rekam jejak dan kinerja baik dapat memanfaatkan program KPR subsidi dengan proses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau.
Program ini diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi pekerja sektor informal untuk memiliki hunian layak melalui skema pembiayaan yang didukung pemerintah.


