GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa Wolo, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, menggelar kegiatan Rembuk Stunting sebagai langkah strategis dalam menyusun upaya pencegahan dan percepatan penanganan stunting di tingkat desa. Kegiatan berlangsung pada Senin (6/7/2026) dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, tenaga kesehatan, serta lembaga kemasyarakatan.
Rembuk stunting dihadiri perwakilan Pemerintah Kecamatan Penawangan yang diwakili Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bagus Sumaryono, AP, Kepala Puskesmas Suminto, Kepala Desa Wolo Suyantono, bidan desa, kader kesehatan, TP PKK Desa Wolo, guru PAUD, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Kepala Desa Wolo, Suyantono, menjelaskan bahwa rembuk stunting merupakan forum penting untuk menyatukan komitmen seluruh elemen desa dalam menekan angka stunting. Menurutnya, pencegahan stunting harus dimulai sejak dini melalui peningkatan kualitas gizi ibu hamil, balita, serta edukasi kepada masyarakat mengenai pola hidup sehat.
“Kami berkomitmen mendukung seluruh program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting. Sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat menjadi kunci agar anak-anak di Desa Wolo dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Sekcam Penawangan Bagus Sumaryono, AP, menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan program prioritas yang membutuhkan kerja sama lintas sektor. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak, memperkuat edukasi kepada masyarakat, serta memastikan setiap program yang telah direncanakan dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
“Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat, kami optimistis angka stunting dapat terus ditekan sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan siap menjadi penerus pembangunan bangsa,” ungkapnya.
Melalui kegiatan rembuk stunting ini, Pemerintah Desa Wolo berharap seluruh hasil pembahasan dapat menjadi dasar penyusunan program yang lebih terarah dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting, sehingga kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak, semakin meningkat. (Joko Purnomo)


