MAMUJU, GEMADIKA.com – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan tata kelola pengadaan barang dan jasa (Barjas) yang profesional, transparan, dan akuntabel kembali ditegaskan melalui partisipasi aktif Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulbar dalam kegiatan Desk Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengadaan Barjas Tahun 2025.

Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Matos, Mamuju pada Kamis (3/7/2025), diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis untuk menyelaraskan mekanisme pengadaan di daerah agar lebih efisien dan sesuai dengan regulasi nasional.

Dari Dinas ESDM Sulbar, hadir Operator Pengadaan Barjas, Andi Hasrul, dan Pembantu Bendahara, Sutran Saad. Keduanya menilai Desk Monev ini sangat krusial dalam memperkuat sinergi antar instansi untuk meningkatkan akuntabilitas pelayanan publik.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan pemahaman antar OPD, terutama dalam menghadapi tantangan dan risiko dalam proses pengadaan. Dengan sistem yang tertib dan transparan, pengadaan bisa memberikan manfaat maksimal bagi pelayanan publik,” ujar Andi Hasrul.

Baca juga :  172 Dugaan Pelanggaran TKA 2026 Terungkap, Mayoritas Soal Bocor di Media Sosial

Dorong Optimalisasi E-Katalog dan Keterlibatan Pelaku Usaha Lokal
Salah satu sorotan utama dalam Desk Monev adalah pembaruan strategi pengadaan berbasis teknologi informasi, termasuk optimalisasi E-Purchasing melalui Katalog Elektronik (E-Katalog). Metode ini diyakini dapat mempercepat proses pengadaan sekaligus memperkuat transparansi penggunaan anggaran.

“Kami di Dinas ESDM terus mendorong pemanfaatan E-Katalog agar proses pengadaan lebih sederhana, efisien, dan tetap akuntabel. Ini juga memberi peluang lebih besar bagi pelaku usaha lokal untuk ikut serta,” ungkap Sutran Saad.

Selaras dengan Visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar

Partisipasi Dinas ESDM dalam Desk Monev Barjas ini juga merupakan implementasi dari misi kelima Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Salim S Mengga (SDK–JSM): memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta meningkatkan kualitas pelayanan dasar.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Sulbar berupaya menanamkan budaya kerja yang berlandaskan profesionalisme, transparansi, dan efisiensi dalam seluruh tahapan pengadaan barang dan jasa.

Baca juga :  Aktivis Mamasa Kecam Rencana Offroad di Jalan Nosu Pana’: “Ini Kecelakaan Berpikir”

Barjas Sulbar Tekankan Transformasi Tata Kelola Pengadaan

Dalam sambutannya, perwakilan Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sulbar menyatakan bahwa kegiatan Desk Monev ini bukan hanya sarana evaluasi teknis, melainkan forum strategis untuk membangun transformasi pengadaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami berharap kegiatan Desk Monev ini dapat menjadi ruang dialog yang konstruktif dan menjadi bagian dari transformasi tata kelola pengadaan yang profesional dan adaptif terhadap teknologi,” ujarnya.

Sinergi dan Kolaborasi untuk Pembangunan Sulbar yang Modern

Kehadiran Dinas ESDM dalam Desk Monev mencerminkan semangat kolaboratif antar-OPD di Sulbar untuk mendorong reformasi birokrasi, termasuk dalam sistem pengadaan. Upaya ini sekaligus memperkuat arah pembangunan daerah yang berintegritas, modern, dan berpihak pada kepentingan publik.

(Antyka)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami