GROBOGAN, GEMADIKA.com – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Grobogan menggelar Sosialisasi Pembuatan Peta Zona Nilai Tanah (ZNT) Skala 1:10.000 dalam rangka pelaksanaan Program Integrated Land Administration and Spatial Planning (ILASP), Jumat (22/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Mrapen Abadi, Kantor Pertanahan Grobogan ini diikuti sekitar 40 peserta dari berbagai instansi terkait.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantah ATR/BPN Grobogan, Buchori Sugiharso, Kasubdit Penilaian Tanah dan Dampak Sosial, Direktorat Penilaian Tanah 2 Ekonomi Pertanahan, Dwi Septi Puswanhari, Kasubsi I Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Grobogan, Oryza Justisia Rizqy Winata, Perwakilan TNI Kodim 0717/Grobogan, Polres Grobogan, BPS Grobogan, serta perwakilan sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Grobogan, Direktur PT Faseda Kobetama Internasional, Moh. Shofan, sebagai pelaksana kegiatan.

Dalam sambutannya, Kepala Kantah ATR/BPN Grobogan, Buchori Sugiharso, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kali pertama dilakukan di Grobogan.

Baca juga :  Buntut Eks Kepala BGN Jadi Tersangka, Brandal Alif Desak Kejari Rembang Awasi MBG

“Kesempatan ini hanya didapat dua kabupaten di Jawa Tengah, yakni Demak dan Purwodadi. Untuk itu, kami sengaja mengundang stakeholder secara luas agar bersama-sama mendukung pelaksanaan pembuatan Peta Zona Nilai Tanah ini,” ujarnya.

Kasi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantah Grobogan, Lulus Yuswardono P, S.PSiT., menjelaskan bahwa ZNT merupakan gambaran nilai tanah yang relatif sama dari sekumpulan bidang tanah berdasarkan analisis harga pasar.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat edaran dari Kementerian ATR/BPN dan Kanwil BPN Jateng, yang menugaskan PT Faseda Kobetama Internasional sebagai pelaksana teknis.

Sementara itu, Kasubdit Penilaian Tanah dan Dampak Sosial, Dwi Septi Puswanhari, menyampaikan bahwa kegiatan ini dibiayai oleh Bank Dunia dan menjadi bagian dari program nasional tahun 2025.

Baca juga :  Satpol PP Bongkar PKL dan Parkir Liar di Samping The Park Mall Semarang, Rambu Larangan Langsung Dipasang

“Di Jawa Tengah, kegiatan Pembuatan Peta ZNT dilakukan di dua kabupaten, yaitu Demak seluas 94 ribu hektare dan Grobogan seluas 121.500 hektare,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam beberapa tahapan, mulai dari persiapan (13–22 Agustus), survei lapangan, pengumpulan data sampel, hingga pengolahan data yang berlangsung hingga akhir November 2025.

Direktur PT Faseda Kobetama Internasional, Moh. Shofan, memaparkan bahwa di Kabupaten Grobogan, kegiatan akan meliputi 19 kecamatan dengan total luasan 2.023,84 hektare. Hasil akhirnya berupa Peta Sebaran Sampel, Peta Simpangan Baku Relatif, dan Peta Zona Nilai Tanah.

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Selama acara berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Dion Pendim 0717/Grobogan)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami