JAKARTA, GEMADIKA.com — Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa merawat gusi bukan hanya penting untuk menjaga senyum tetap sehat, tetapi juga bisa menurunkan risiko penyakit jantung serius seperti serangan jantung dan stroke.

Penelitian yang dipublikasikan di European Heart Journal itu menemukan bahwa perawatan intensif terhadap penyakit gusi parah (periodontitis) dapat membantu menjaga arteri tetap bersih dan melindungi kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Dalam uji klinis, para peneliti menemukan bahwa pembersihan gusi secara mendalam tidak hanya mengurangi peradangan dan jumlah bakteri dalam aliran darah, tetapi juga memperlambat penebalan arteri karotis — pembuluh darah utama yang membawa oksigen ke otak, leher, dan wajah.

Ketika arteri ini menebal atau tersumbat, risiko serangan jantung dan stroke meningkat. Dengan kata lain, menjaga kebersihan gusi juga berarti menjaga aliran darah tetap lancar.

Gusi Sehat, Jantung Kuat

“Temuan ini menunjukkan betapa pentingnya menangani penyakit gusi dengan serius,” kata Dr. Marco Orlandi, salah satu pemimpin penelitian.

Ia menekankan bahwa perubahan kecil dalam kebersihan mulut dapat berdampak besar terhadap kesehatan jantung.

Baca juga :  Prabowo Instruksikan Sekolah Ajarkan Bahasa Prancis, DPR Minta Kemendikdasmen Jelaskan Kesiapan Implementasinya

Profesor Francesco D’Aiuto, peneliti utama lainnya, menambahkan bahwa dokter dan dokter gigi perlu lebih sering bekerja sama dalam menangani pasien.

Menurutnya, penyakit gusi harus dilihat sebagai bagian dari pencegahan penyakit jantung.

Sementara itu, Profesor John Deanfield, rekan peneliti lainnya, menyebut studi ini sebagai bukti kuat bahwa kesehatan mulut dan jantung saling terhubung erat.

“Mengobati penyakit gusi bisa menjadi cara efektif dan murah untuk mengurangi kematian akibat penyakit jantung dan stroke di seluruh dunia,”
ujarnya.

Tentang Penelitian

Penelitian ini melibatkan 135 orang dewasa yang menderita periodontitis tanpa memiliki penyakit kronis lain.

  • Setengah peserta menerima perawatan gigi standar berupa pembersihan rutin.

  • Setengah lainnya mendapat perawatan intensif, yakni pembersihan mendalam seluruh mulut di bawah anestesi lokal.

Selama dua tahun, peneliti memantau ketebalan arteri karotis, elastisitas pembuluh darah, dan indikator kesehatan jantung lainnya.

Hasilnya, kelompok yang mendapat perawatan intensif mengalami penebalan arteri lebih sedikit. Setelah 24 bulan, dinding arteri mereka menjadi 0,02 mm lebih tipis dibanding kelompok lain.

Baca juga :  Jemaah Haji Bangkalan Diduga Kelaparan di Mina, Lansia Tumbang hingga Harus Diinfus

Meski tampak kecil, pengurangan 0,01 mm saja dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 10%. Artinya, peserta penelitian berpotensi mengurangi risiko jantung sekitar 10% per tahun hanya dengan menjaga kesehatan gusi.

Apa Itu Periodontitis?

Periodontitis adalah penyakit gusi kronis yang menyebabkan pembengkakan, pendarahan, dan kerusakan jaringan penyangga gigi.

Biasanya dipicu oleh kebersihan mulut yang buruk, merokok, faktor genetik, atau diabetes tidak terkontrol.

Jika tidak diobati, kondisi ini bisa menyebabkan gigi tanggal dan memengaruhi sekitar 40% orang dewasa di seluruh dunia.

Kesimpulan

Riset ini menegaskan bahwa merawat mulut sama pentingnya dengan menjaga jantung. Langkah sederhana seperti menyikat gigi dua kali sehari, rutin ke dokter gigi, dan menjaga pola makan sehat bisa jadi cara paling mudah untuk melindungi tubuh dari risiko penyakit serius.

“Merawat mulut bisa jadi cara sederhana namun ampuh untuk melindungi seluruh tubuh Anda,” tulis tim peneliti dalam laporan mereka.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami