JAKARTA, GEMADIKA.com – Kasus hilangnya Alvaro Kiano Nugroho (6) yang mengguncang Jakarta Selatan sejak Maret 2025 berakhir dengan tragedi berlapis. Bocah yang hilang dari Masjid Jami Al Muflihun, Bintaro, Pesanggrahan, ditemukan sudah meninggal dunia. Lebih mengejutkan lagi, pelaku yang ditangkap ternyata adalah ayah tirinya sendiri yang kemudian ditemukan tewas di tahanan.

Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, mengonfirmasi identitas pelaku yang membuat keluarga besar Alvaro terpukul.

“Pelaku adalah ayah tirinya Alvaro,” kata Nicolas kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/11/2025).

Kerangka Ditemukan, Menunggu Hasil Tes DNA

Polisi telah menemukan kerangka manusia yang diduga merupakan jasad Alvaro. Namun, untuk memastikan identitasnya, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan DNA dan analisis laboratorium forensik.

“Baru diketemukan kerangka manusia yang diduga merupakan Alvaro,” ujar Nicolas.

Tes DNA diperlukan untuk menganalisis materi genetik yang menyimpan informasi biologis unik seseorang, guna memastikan kerangka tersebut benar-benar milik Alvaro.

“Tapi kami butuh kepastiannya dulu melalui pengecekan DNA dan pemeriksaan Labfor ya,” ucap dia.

Tersangka Ditangkap di Tangerang, Ditemukan Tewas di Polres

Nenek Alvaro, Sayem (53), menerima kabar yang sangat mengejutkan dari pihak kepolisian. Tersangka yang ditangkap ternyata adalah Alex, ayah tiri cucunya, yang kemudian ditemukan meninggal dunia.

“Tersangkanya bapak tirinya Alvaro. Dia sudah meninggal,” kata Sayem saat ditemui, Senin (24/11/2025).

Sayem menjelaskan bahwa Alex ditangkap sejak Rabu, 19 November 2025, di kawasan Tangerang. Namun, dua hari kemudian, pihak kepolisian memberitahukan bahwa pria tersebut ditemukan tewas.

“Ini tersangka ini meninggal katanya bunuh diri di Polres Metro Jaksel,” ucap dia.

Saat ini, jenazah Alex telah dikuburkan di Tangerang. Namun, keluarga masih meragukan kepastian kematiannya karena hanya menerima foto lokasi pemakaman tanpa penjelasan rinci atau konfirmasi langsung.

“Tapi kakeknya belum pasti jelas meninggalnya itu. Apa tersangka Alex apa bukan. Makanya nanti dari polda, polres mau selidiki yang lain-lain. Soalnya kakenya gak percaya, soalnya dikasih tahu cuman kuburannya aja gitu,” ucap Sayem.

Baca juga :  Festival Anime Jepang “MMAJ Jakarta 2026” Hadir di Jakarta, Gratis dan Hadirkan Bintang Anime hingga Workshop Gunpla

Keluarga Shock: “Kami Tidak Sangka”

Kakek Alvaro, Tugimin, mengaku sangat kaget dan kecewa saat mengetahui bahwa pelaku pembunuhan cucunya adalah orang yang seharusnya melindungi anak itu.

“Kami enggak sangka-sangka bapak tirinya sendiri yang melakukan hal sekeji ini. Alvaro belum punya dosa, kok dijadikan korban? itu yang sangat disesalkan,” ucap Tugimin dengan nada penuh kesedihan.

Yang lebih menyakitkan, Alex justru ikut menemani Tugimin mencari Alvaro hingga ke Bogor, Jawa Barat, sampai larut malam. Bahkan, Alex-lah yang mengarahkan polisi menuju lokasi penemuan kerangka yang diduga cucunya.

“Saya itu enggak sangka, ternyata kebaikan dia itu hanya ibaratnya ya buat kedok saja,” ungkap Tugimin dengan pahit.

Kronologi Hilangnya Alvaro

Alvaro Kiano Nugroho terakhir terlihat di Masjid Jami Al Muflihun, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 6 Maret 2025. Saat itu, bulan Ramadan sedang berlangsung dan Alvaro sedang berada di masjid untuk menunaikan ibadah.

Pada hari kejadian, seorang pria yang mengaku sebagai ayah Alvaro datang ke masjid mencari bocah tersebut. Informasi tentang kedatangan pria ini baru diketahui Tugimin dari marbot masjid tiga hari setelah Alvaro dinyatakan hilang.

“Itu ada orang datang, ditanya sama marbut, ‘Pak, cari siapa?’ ‘Cari anak saya. Alvaro katanya kalau shalat di masjid sini.’ ‘Itu ada anaknya di atas.’ Kata marbut begitu,” ungkap Tugimin menirukan percakapan yang diceritakan marbot.

Setelah percakapan itu, marbot tidak lagi memperhatikan gerak-gerik pria tersebut karena sibuk mempersiapkan pelaksanaan shalat maghrib dan berbuka puasa. Sejak saat itulah, Alvaro tidak pernah terlihat lagi.

Pencarian yang Berujung Duka

Usai berbuka puasa dan waktu shalat maghrib berlalu, Alvaro tidak kunjung pulang. Tugimin awalnya belum curiga karena cucunya memang kerap bermain sepak bola bersama teman-teman pada malam hari.

Baca juga :  Brimob Polda Metro Sikat Pelaku Tawuran di Jaktim Saat Patroli Malam, Sejumlah Pemuda Diamankan

“Saya sadar untuk mencari itu jam 21.30 WIB. ‘Kok cucu saya belum pulang? Ke mana?’. Saya bilang kayak begitu,” ujar dia.

Tugimin yang merupakan pensiunan petugas pemadam kebakaran Lebak Bulus segera menyambangi lokasi terakhir Alvaro terlihat. Ia juga mendatangi teman-teman yang biasa bermain dengan cucunya, namun upayanya tidak membuahkan hasil.

Keluarga kemudian melaporkan hilangnya Alvaro ke polisi dan melakukan pencarian selama berbulan-bulan sebelum akhirnya menerima kabar duka ini.

Latar Belakang Keluarga Korban

Kondisi keluarga Alvaro cukup kompleks. Ayah kandung bocah malang itu saat ini sedang menjalani hukuman atas kasus narkoba di Lapas Cipinang. Sementara ibunya bekerja di Malaysia.

“Ibu sama bapaknya itu sudah pisah dan ibunya sudah punya suami lagi. Secara resmi menikah di KUA Kecamatan Pesanggrahan,” tegas Tugimin.

Karena kondisi tersebut, Alvaro diasuh oleh kakek-neneknya. Pihak keluarga sempat mendatangi alamat terakhir keluarga ayah kandung Alvaro, namun mereka telah berpindah rumah.

“Sudah. Saya sudah cek (ke alamat lama), tapi ternyata sudah pindah. Ternyata kepolisian dari Polres Jakarta Selatan itu sudah menemukan tempat alamatnya,” ujar Tugimin.

“Dan bahkan sampai, suami dari adik bapaknya Alvaro dibawa ke Jakarta untuk ditunjukkan kepada marbut, ternyata yang datang bukan itu,” lanjutnya.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik, tidak hanya karena korbannya adalah anak di bawah umur, tetapi juga karena pelakunya adalah orang terdekat yang seharusnya melindungi. Masyarakat menanti hasil tes DNA untuk memberikan kepastian identitas korban dan penjelasan lengkap dari kepolisian terkait kematian tersangka di tahanan. (***)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami