JAKARTA, GEMADIKA.com – Indonesia dan Singapura sepakat memperkuat kerja sama strategis menjelang peringatan 60 tahun hubungan bilateral kedua negara pada 2027. Fokus utama diarahkan pada pengembangan ekonomi digital, energi hijau, serta kolaborasi regional.

Kesepakatan ini disampaikan Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, usai bertemu Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, dalam kunjungan resmi di Jakarta.

“Indonesia dan Singapura sepakat memperdalam kerja sama lintas sektor menjelang peringatan 60 tahun hubungan bilateral kedua negara pada tahun depan, dengan fokus pada ekonomi digital, energi hijau, dan kolaborasi regional.”

Dorong Proyek Digital dan Energi Berkelanjutan

Kerja sama kedua negara tercermin dalam sejumlah proyek strategis seperti Nongsa Digital Park di Batam dan Kawasan Industri Kendal di Jawa Tengah. Kedua kawasan ini dinilai memiliki prospek besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan industri hijau.

Balakrishnan menegaskan bahwa peluang kerja sama akan terus diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga :  Viral ASN Karaoke Saat Jam Kerja, Pemerintah Daerah Buka Suara

“Itu sebabnya kami mencari lebih banyak peluang untuk meningkatkan keterlibatan dengan berbagai provinsi di Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, kedua negara juga membuka peluang kolaborasi regional bersama Malaysia melalui penguatan kembali kemitraan SIJORI.

“Kemitraan ini berpotensi memberikan manfaat besar bagi ketiga negara,” kata Balakrishnan.

Hubungan Kuat Berbasis Kepercayaan

Sugiono menilai hubungan Indonesia dan Singapura telah terbangun kuat selama enam dekade terakhir dengan fondasi kepercayaan dan kepentingan bersama.

“Kami juga membahas persiapan Leaders’ Retreat mendatang serta meninjau kemajuan konkret di berbagai sektor seperti energi, aktivitas lintas batas, perdagangan, dan investasi,” katanya.

Ia juga menyoroti pengembangan proyek listrik berbasis energi terbarukan yang menjadi prioritas ke depan.

Balakrishnan menambahkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam energi surya, panas bumi, dan hidro, yang dapat didukung oleh Singapura sebagai pusat pembiayaan dan teknologi.

Peran Strategis di Tengah Tantangan Global

Di tengah dinamika global, kedua negara juga membahas isu geopolitik, termasuk konflik Timur Tengah dan dampaknya terhadap pasokan energi di Asia.

Baca juga :  Viral di Media Sosial, Sikap Juri dan MC LCC Disorot hingga Picu Reaksi Warganet

Balakrishnan menyebut dirinya telah berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Iran, Seyyed Abbas Araghchi, serta menekankan pentingnya menjaga stabilitas kawasan dan hukum internasional.

Kerja sama pengamanan jalur pelayaran seperti Selat Malaka juga dinilai sebagai contoh kolaborasi regional yang berhasil.

Apresiasi untuk Tim SAR Indonesia

Dalam kesempatan tersebut, Balakrishnan turut menyampaikan apresiasi kepada tim SAR Indonesia yang terlibat dalam evakuasi korban erupsi Gunung Dukono.

Ia menyoroti keberanian lebih dari 150 personel yang menghadapi kondisi berbahaya saat mengevakuasi korban, termasuk dua warga Singapura yang meninggal dunia.

“Solidaritas dan kepedulian dalam situasi krisis ini mencerminkan kedekatan hubungan antara masyarakat Indonesia dan Singapura,” kata Balakrishnan.

Peristiwa tersebut juga menyebabkan satu warga Indonesia meninggal dunia, sementara 17 orang lainnya berhasil selamat.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami