JAKARTA, GEMADIKA.com — Stres yang berlangsung terus-menerus dapat memicu peningkatan hormon kortisol dalam tubuh. Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi mengganggu kesehatan secara perlahan, baik fisik maupun mental.
Kortisol merupakan hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal dan memiliki peran penting dalam tubuh. Hormon ini membantu tubuh merespons stres, mengatur energi, serta memengaruhi pola tidur dan metabolisme.
Namun, dalam kondisi stres berkepanjangan, produksi kortisol dapat meningkat secara berlebihan. Hal ini perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.
Ahli endokrinologi dari Summit Health, Deena Adimoolam, menjelaskan bahwa fluktuasi kadar kortisol sebenarnya merupakan hal yang normal.
“Penting dipahami bahwa kadar kortisol, seperti hormon lain, memang berubah tergantung waktu, aktivitas, tingkat stres, dan pola tidur,” ujar Adimoolam.
Meski demikian, kadar kortisol yang terlalu tinggi dalam jangka panjang dapat memberikan dampak negatif bagi tubuh.
Dokter gaya hidup integratif, Monisha Bhanote, menyebutkan bahwa kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan fisik maupun mental.
“Kadar kortisol yang tinggi secara kronis juga dapat mengganggu kemampuan belajar, memori, sistem imun, dan fungsi metabolisme,” ujarnya.
Selain itu, kortisol tinggi juga berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan, tekanan darah tinggi, kelemahan otot, serta gangguan suasana hati.
Cara Sederhana Menurunkan Kortisol
Untuk mengurangi dampak tersebut, para ahli menyarankan beberapa kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
- Tidur Cukup dan Berkualitas
Kualitas tidur menjadi faktor utama dalam menjaga keseimbangan hormon. Orang dewasa disarankan tidur selama 7–9 jam setiap malam.
Kurang tidur dapat membuat tubuh tetap berada dalam kondisi stres sehingga kadar kortisol sulit menurun. Selain durasi, menjaga jadwal tidur yang konsisten juga membantu tubuh mengatur ritme hormon dengan lebih baik.
- Kelola Stres dengan Aktivitas Positif
Melakukan aktivitas seperti olahraga ringan, meditasi, atau sekadar berjalan santai dapat membantu menurunkan tingkat stres secara alami. - Pola Makan Seimbang
Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi dapat membantu menjaga keseimbangan hormon serta mendukung fungsi tubuh secara optimal. - Batasi Kafein dan Gula Berlebih
Konsumsi kafein dan gula yang berlebihan dapat memicu lonjakan hormon stres. Karena itu, penting untuk mengonsumsinya secara bijak. - Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri
Istirahat sejenak dari rutinitas padat juga penting untuk menjaga kesehatan mental dan menurunkan tekanan emosional.
Dilansir dari Kompas com.




