BANDAR LAMPUNG, GEMADIKA.com – Dunia pendidikan kembali tercoreng setelah aksi penusukan antarpelajar terjadi di sebuah sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Bandar Lampung, Senin (25/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Seorang siswa SMP nekat menusuk teman sekolahnya menggunakan pisau dapur hingga korban mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Berdasarkan keterangan Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, aksi tersebut diduga dipicu karena pelaku sudah lama menjadi korban perundungan atau bullying oleh korban.
Selain sering dipukuli, pelaku juga disebut kerap menerima hinaan yang menyinggung orang tuanya. Rasa sakit hati yang terus dipendam akhirnya memuncak hingga berujung aksi kekerasan.
Menurut informasi yang dihimpun, pelaku sebelumnya telah meminjam sebilah pisau dapur dari temannya untuk berjaga-jaga.
Insiden berdarah itu terjadi ketika korban kembali mengajak pelaku berkelahi. Dalam perkelahian tersebut, korban sempat memiting pelaku hingga membuat pelaku panik dan emosi.
Dalam kondisi terdesak, pelaku kemudian mengeluarkan pisau yang dibawanya dan menusukkannya ke arah korban.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian punggung dan sisi perut. Korban langsung mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Pihak Polresta Bandar Lampung yang menerima laporan segera mengamankan pelaku untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Karena pelaku dan korban masih berstatus anak di bawah umur, polisi saat ini mengupayakan penyelesaian melalui jalur restorative justice dengan melibatkan keluarga kedua belah pihak.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi lingkungan sekolah dan para orang tua agar lebih serius menangani tindakan bullying di kalangan pelajar.
Perundungan, baik secara fisik maupun verbal, dapat berdampak besar terhadap kondisi mental anak dan berpotensi memicu tindakan berbahaya.




