JAKARTA,GEMADIKA.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus memperkuat langkah strategis dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta perluasan kesempatan kerja.

Upaya tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, Junda Maulana, bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulbar, Andi Farid Amri, ke kantor Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, rombongan Pemprov Sulbar berdiskusi langsung dengan Sekretaris Jenderal Kemnaker RI, Dr. Cris Kuntadi, guna membahas berbagai program ketenagakerjaan yang dapat diterapkan di Sulawesi Barat.

Kepala Disnakertrans Sulbar, Andi Farid Amri, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan angka pengangguran.

“Kami mengusulkan sejumlah program yang dapat dilaksanakan di Sulawesi Barat untuk mendukung penurunan angka pengangguran dan peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal,” ujar Andi Farid Amri.

Menurutnya, program prioritas yang diajukan meliputi pelatihan kerja berbasis kompetensi yang dilaksanakan langsung di daerah, serta penambahan kuota program pemagangan nasional bagi masyarakat Sulbar.

“Yang pertama adalah pelatihan berbasis kompetensi yang dilaksanakan di Sulawesi Barat. Selain itu, kami juga meminta agar masyarakat Sulawesi Barat mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk mengikuti program pemagangan yang difasilitasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Program pelatihan dan pemagangan tersebut dinilai sangat penting untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja, sehingga mampu bersaing di dunia kerja maupun membuka peluang usaha secara mandiri.

Baca juga :  Waspada! Kanker Usus Besar Kini Mengintai Anak Muda, Kasus Naik 50 Persen

Lebih lanjut, Andi Farid mengungkapkan bahwa usulan yang disampaikan mendapat respons positif dari pihak Kementerian Ketenagakerjaan.

“Alhamdulillah, respons dari Kementerian sangat baik. Pak Sekjen menyambut positif seluruh usulan yang kami sampaikan dan akan menindaklanjutinya melalui rapat bersama para direktur jenderal terkait agar program-program tersebut dapat didukung dan direalisasikan,” ungkapnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat, sehingga program peningkatan kompetensi tenaga kerja dan penyerapan tenaga kerja bisa berjalan lebih optimal.

Baca juga :  Kanker Kolorektal Jadi Ancaman Serius, Deteksi Dini Jadi Kunci Selamatkan Pasien

Langkah “jemput bola” yang dilakukan Pemprov Sulbar ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang menempatkan pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, dan penciptaan lapangan kerja sebagai prioritas utama.

Dengan dukungan dari pemerintah pusat, diharapkan Sulawesi Barat mampu menciptakan tenaga kerja yang lebih kompeten, mandiri, dan berdaya saing tinggi di masa depan.(Antika)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami