JAKARTA, GEMADIKA.com – Waxing menjadi salah satu metode menghilangkan bulu yang banyak dipilih karena mampu memberikan hasil lebih tahan lama dibandingkan mencukur. Proses ini bekerja dengan mencabut rambut hingga ke akar sehingga kulit terasa lebih halus dalam waktu yang lebih lama.

Namun, di balik manfaatnya, waxing juga membuat lapisan kulit menjadi lebih sensitif. Oleh karena itu, perawatan setelah waxing sangat penting untuk mencegah iritasi, kemerahan, hingga infeksi pada folikel rambut.

Para dokter kulit menyarankan penggunaan produk perawatan yang lembut serta menghindari sejumlah kandungan aktif sampai kondisi kulit benar-benar pulih.

Gunakan Pembersih dan Sunscreen yang Lembut

Kulit yang baru selesai di-waxing menjadi lebih rentan terhadap paparan sinar matahari. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko hiperpigmentasi sekaligus membuat kulit lebih mudah mengalami sunburn.

Karena itu, penggunaan sunscreen tetap dianjurkan, terutama jika area kulit yang di-waxing sering terpapar sinar matahari.

Selain itu, pilih pembersih wajah maupun sabun dengan formula lembut, bebas pewangi, dan tidak membuat kulit semakin kering. Produk dengan kandungan sederhana dinilai lebih aman karena mampu membersihkan kulit tanpa merusak lapisan pelindung (skin barrier) yang sedang sensitif.

Baca juga :  BPOM RI Susun Standar Batas Aman Mikroplastik dalam Makanan, Belum Ada Acuan Global

Apabila muncul bintil-bintil menyerupai jerawat setelah waxing, dokter kulit Dr. Joshua Zeichner menyarankan penggunaan pembersih antimikroba. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda folikulitis atau infeksi ringan pada folikel rambut.

Pelembap Membantu Mempercepat Pemulihan Kulit

Setelah kulit dibersihkan, langkah berikutnya adalah mengaplikasikan pelembap untuk menjaga kelembapan sekaligus membantu memperbaiki skin barrier.

Dokter kulit Dr. Hadley King menjelaskan bahwa pelembap terbaik setelah waxing sebaiknya mengandung kombinasi humektan, emolien, dan oklusif.

“Pelembap yang ideal untuk kulit setelah waxing mengandung kombinasi humektan untuk menghidrasi kulit, emolien untuk memperkuat skin barrier, dan oklusif untuk mengunci kelembapan,” ujar Dr. King.

Selain penggunaan skincare, dokter kulit juga menyarankan mengenakan pakaian longgar agar kulit tidak mengalami gesekan yang dapat memperparah iritasi.

Bagi yang melakukan bikini waxing, disarankan menggunakan pakaian dalam berbahan katun karena lebih lembut dan mampu menyerap keringat dengan baik.

Hindari Retinol dan Produk Eksfoliasi

Kulit yang baru selesai waxing sebaiknya tidak langsung diberikan produk dengan kandungan aktif yang berpotensi menyebabkan iritasi.

Beberapa kandungan yang sebaiknya dihindari antara lain:

Retinoid atau retinol
AHA dan BHA (eksfoliator kimia)
Produk yang mengandung pewangi
Krim atau minyak dengan tekstur sangat tebal

Baca juga :  Megawati Tegaskan PDIP Sebagai Partai Penyeimbang, Bukan Oposisi terhadap Pemerintahan Prabowo

Bagi yang melakukan facial waxing, penggunaan makeup juga dianjurkan ditunda hingga kulit benar-benar tenang.

Dokter kulit juga mengingatkan agar menghindari mandi menggunakan air yang terlalu panas karena dapat memperparah kemerahan dan rasa perih.

Tunda Olahraga dan Berenang

Perawatan pasca-waxing tidak hanya berkaitan dengan penggunaan skincare.

Aktivitas yang memicu produksi keringat berlebih, seperti olahraga intens, sebaiknya ditunda selama beberapa hari karena dapat meningkatkan risiko iritasi maupun infeksi.

Hal yang sama juga berlaku untuk berenang di kolam renang atau berendam. Kandungan klorin maupun air yang kurang higienis berpotensi mengiritasi kulit yang masih sensitif setelah proses pencabutan rambut.

Jika kulit terasa nyeri atau kemerahan, kompres dingin dapat membantu meredakan keluhan tersebut.

Setelah kemerahan menghilang dan kulit kembali nyaman, rutinitas perawatan kulit maupun tubuh dapat dilakukan seperti biasa.

Dengan perawatan yang tepat, hasil waxing tidak hanya bertahan lebih lama, tetapi juga membantu menjaga kulit tetap sehat, halus, dan terhindar dari berbagai masalah kulit.

Dilansir dari Kompascom.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami