MAJENE, GEMADIKA.com – Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin meninjau harga pangan di pasar Majene sekaligus melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) atau pasar murah, Senin 13 Januari 2025.

Hal ini dilakukan untuk memastikan harga pangan di pasaran bisa terkendali dan tidak mengalami kenaikan signifikan.

“Hari ini kita olahraga sambil mengecek harga-harga pangan di pasar dan saya terimakasih kepada teman-teman Bulog dan Pemkab Majene yang melaksanakan GPM,” kata Bahtiar.

Ia menambahkan, GPM ini salah satu cara untuk secara konsisten perkembangan stabilitas harga pangan.

Baca juga :  UPTD Samsat Polman Bapenda Sulbar Jadi Garda Terdepan Penguatan PAD, DPRD Sulbar Tinjau Langsung Kinerja PKB dan BBNKB 2025–2026

“Jadi sewaktu-waktu harus kita lakukan dan bukan hanya di kota saja, tapi kita dorong GPM masuk juga di kecamatan,” tambahnya.

Sebab, biaya transportasi masyarakat dari kecamatan ke kota pasti cukup besar, sehingga pemerintah harus hadir di situ.

“Kita tantangannya beda dengan daerah lain, banyak pegunungan dan kepulauan. Tadi juga saya cek harga semuanya relatif stabil,” ungkapnya.

Sementara itu, harga cabe Rp.55.000,00 dimana ada kenaikan, tetapi relatif lebih baik.

Baca juga :  27 Juni Diperingati sebagai Hari Apa? Ini Sejarah Hari UMKM Internasional hingga Hari Persatuan Tajikistan

“Dibandingkan daerah lain sudah mencapai Rp. 80.000,00 bahkan ada sampai Rp. 100.000,00 Artinya produksi cabe ini harus kita tingkatkan,” ujarnya.

Dia meminta kepada satgas pangan mendorong peningkatan produksi khususnya cabe.

“Sekali lagi saya mendorong baik Pemprov maupun Pemkab untuk mengatasi ini agar meningkatkan produksi cabe, karena kalau yang lain relatif stabil,”tandasnya. (Antyka)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami