LUBUKLINGGAU, GEMADIKA.com – Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 29 Kota Lubuklinggau yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Patimura, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, dikeluhkan sejumlah warga dan wali murid. Pasalnya, bangunan sekolah yang sudah tua itu dinilai sangat memprihatinkan dan membahayakan keselamatan siswa.

Insiden plafon yang roboh di ruang kelas 6B pada beberapa waktu lalu sempat menggemparkan warga sekitar. Beruntung tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kejadian itu membuat para orang tua khawatir akan keselamatan anak-anak mereka selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Menurutnya, bangunan sekolah tersebut seharusnya segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan. Warga berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh, mengingat fasilitas lain di lingkungan sekolah juga dinilai kurang memadai.

“Untuk apa ada dana dari pemerintah kalau tidak dimanfaatkan untuk hal penting seperti ini? Sekolah ini tempat anak-anak kami menimba ilmu. Bangunan seperti ini harusnya dibangun untuk jangka panjang,” lanjutnya.

Selain soal infrastruktur, warga juga mengeluhkan soal hubungan sosial antara guru, siswa, dan wali murid yang dinilai kurang harmonis. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, pihak sekolah perlu mempererat silaturahmi dengan wali murid agar tercipta suasana kekeluargaan yang baik.

“Jangan hanya mengejar gaji bulanan. Perhatikan juga kondisi murid, terutama saat mereka sakit atau butuh perhatian lebih. Kami harap ke depannya para guru bisa lebih ramah dan sopan dalam bersikap kepada siswa maupun orang tua murid,” ujarnya.

Warga juga menyoroti dugaan praktik penjualan buku pelajaran yang dinilai kurang transparan dan berpotensi merugikan wali murid. Mereka meminta agar persoalan ini bisa diawasi lebih ketat oleh pihak terkait.

Atas berbagai keluhan tersebut, warga berharap Pemerintah Kota Lubuklinggau melalui Dinas Pendidikan dapat segera menindaklanjuti dengan melakukan evaluasi terhadap kondisi fisik sekolah, serta pembinaan terhadap tenaga pengajar. (Andi Irawan)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami