LUBUKLINGGAU, GEMADIKA.com – Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap fasilitas Bandara Silampari, Lubuklinggau, kembali memuncak. Persoalan yang sebelumnya mencuat terkait dugaan tindak pidana korupsi fasilitas bandara semakin memanas ketika janji pertemuan dengan pihak pengelola bandara tak kunjung terealisasi, Jumat (9/5/2025).

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan frustasi mendalam karena janji pertemuan dengan Kepala Bandara Silampari terus tertunda tanpa kejelasan.

Penggiat anti korupsi, Rizky Trianto Putra, mengonfirmasi bahwa pada pertemuan pertamanya di bandara, ia hanya ditemui oleh Humas bandara, M. Subandi, dan seorang staf Humas lainnya yang namanya tidak terekam dengan baik.

“Saat itu, Humas menjanjikan pertemuan dengan Kepala Bandara pada Senin, 21 April 2025,” jelasnya.

Namun, kekecewaan kembali muncul ketika pada tanggal yang dijanjikan, Rizky mendatangi bandara dan mendapati bahwa Kepala Bandara belum kembali dari dinas luar. Dalam pertemuan dengan tujuh orang staf bandara, termasuk Analis SDM Zerhanto dan beberapa Kepala Bidang, Rizky kembali dijanjikan pertemuan dengan Kepala Bandara yang hingga kini belum terealisasi.

Baca juga :  Polemik Pernyataan Prabowo soal Dolar di Desa, Menkeu Purbaya: Harus Dilihat Sesuai Konteks

“Saya sudah mengumpulkan data dan bukti-bukti terkait adanya dugaan indikasi korupsi fasilitas bandara itu, dan terkait hal itu saya juga sudah membuat surat untuk pelaporan dan pengaduan kepada KPK RI,” ujar Rizky kepada masyarakat yang menemuinya. “Namun, saya masih penasaran tentang tujuan kepala bandara selalu tak pernah ada di tempat itu.”

Kami mempertanyakan kemungkinan adanya dugaan kesengajaan dari pihak Humas yang memberikan janji palsu untuk menghalanginya bertemu dengan Kepala Bandara, atau bahkan kemungkinan keterlibatan Humas dalam dugaan korupsi tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat kembali menunjukkan bukti berupa foto daun dan pohon yang dipotong di dalam area bandara dan dibiarkan berserakan di dekat pintu masuk.

Baca juga :  Harkitnas ke-118: Indonesia Bangkit Hari Ini — Bukan Hari Libur, tapi Penuh Makna!

“Mereka mendesak saya untuk terus mengusut tuntas permasalahan ini dan bahkan meminta untuk menyampaikan surat kepada Dirjen Perhubungan agar menindak tegas Kepala Bandara Silampari. Masyarakat juga meminta agar jika terbukti adanya tindak pidana korupsi, agar segera dilaporkan kepada KPK RI serta pihak berwajib lainnya,” ujar Rizky.

Menanggapi keresahan masyarakat, Rizky Trianto Putra menyatakan akan menindaklanjuti aduan masyarakat ini “dan berjanji untuk terus mengawal kasus dugaan korupsi fasilitas Bandara Silampari hingga tuntas,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bandara Silampari belum memberikan klarifikasi resmi mengenai tuduhan dan kritik yang disampaikan masyarakat. (Andi Irawan)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami