MAMUJU, GEMADIKA.com – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK) mengambil langkah strategis dalam mendorong kedaulatan pangan dengan memberikan tantangan konkret kepada Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulbar.
Dalam sambutannya pada acara tasyakuran Hari Lahir (Harlah) GP Ansor ke-91 yang dirangkaikan dengan halal bihalal di Waterpark Hotel Maleo, Kabupaten Mamuju, Sabtu (3/5/2025), SDK menawarkan dukungan penuh untuk dua program pertanian dan peternakan yang berpotensi meningkatkan ketahanan pangan daerah.
Gubernur SDK menyoroti peran strategis pemuda dalam pembangunan ekonomi dan kedaulatan pangan provinsi. Tantangan pertama yang diberikan adalah beternak kambing, dengan syarat GP Ansor harus menunjukkan komitmen terlebih dahulu.
“Kamu ingin memelihara kambing, saya kasi kambing. Tetapi bikinkan kandang dan kelompoknya,” kata SDK.
Tak berhenti di situ, mantan Anggota DPR RI periode 2019-2024 ini juga menantang para pemuda Ansor untuk menjadi petani cabai, komoditas penting yang sering mempengaruhi tingkat inflasi di Sulawesi Barat.
“Kecil-kecil ini (cabai, red) tapi pedis. Olehnya itu, saya tantang GP Ansor, saya siapkan bibitnya, saya siapkan pupuknya, saya siapkan alat olah tanamnya,” ungkapnya dengan semangat, menegaskan keseriusan pemerintah provinsi dalam mendukung inisiatif ini.
Tantangan yang diberikan SDK ini tidak terlepas dari tema Harlah ke-91 GP Ansor yaitu “Bersatu Menjaga Harmoni, Mendorong Kedaulatan Pangan untuk Sulbar Maju dan Sejahtera”. Gubernur menekankan bahwa tema ini sejalan dengan program nasional dan daerah.
“Tema peringatan 91 tahun GP Ansor adalah kedaulatan pangan. Tema ini sejalan dengan asta cita bapak presiden dan juga visi dan misi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar,” tutur SDK.
Acara yang dihadiri ratusan kader Ansor dari seluruh Sulawesi Barat ini menandai komitmen baru kolaborasi antara pemerintah provinsi dan organisasi kepemudaan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pemberdayaan generasi muda. (Antyka)




