GEMADIKA.com – Polemik terkait dugaan ijazah palsu milik Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), kembali mengemuka dan menjadi perbincangan hangat di ruang publik. Kasus ini tidak hanya menyeret nama Jokowi, tetapi juga menyeret sejumlah tokoh di lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM), tempat Jokowi menempuh pendidikan tingginya.

Salah satu nama yang belakangan menjadi sorotan publik adalah Prof. Soenardi Prawirohatmodjo, yang disebut-sebut dalam dokumen ijazah Jokowi. Nama beliau tercantum dalam ijazah tersebut sebagai bagian dari struktur akademik kala itu.

Baca juga :  Harkitnas ke-118: Indonesia Bangkit Hari Ini — Bukan Hari Libur, tapi Penuh Makna!

Tak hanya itu, sosok Kasmudjo, yang disebut sebagai mantan dosen pembimbing Jokowi, juga ikut menjadi perbincangan. Dalam polemik ini, posisi Prof. Soenardi sebagai mantan Dekan Fakultas Kehutanan UGM turut menjadi perhatian.

Namun, perlu diketahui bahwa Prof. Soenardi telah wafat pada tahun 2021, sebagaimana dikonfirmasi melalui laman resmi Universitas Gadjah Mada.

Baca juga :  Polemik Pernyataan Prabowo soal Dolar di Desa, Menkeu Purbaya: Harus Dilihat Sesuai Konteks

Menurut keterangan dari sumber yang tercantum di laman resmi UGM, Prof. Soenardi Prawirohatmodjo merupakan tokoh sentral dalam pengembangan ilmu kehutanan di Indonesia.

Kiprahnya dalam dunia akademik dan dedikasinya dalam membangun pendidikan kehutanan di tanah air menjadikannya salah satu figur penting di UGM dan nasional.

 

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami