BANGKALAN, GEMADIKA.com – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBP3A) Kab. Bangkalan mengadakan kegiatan Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan Dalam Politik, Hukum, Sosial dan Ekonomi Tahun 2025.

Acara dilaksanakan pada Kamis (19/06) di Aula PKP-RI Bangkalan, Jl. Panglima Sudirman No.112a, Lebak, Pejagan, Kabupaten Bangkalan.

Kegiatan ini mengundang nara sumber dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur, Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Bangkalan, Unit Penunjang Akademik Bimbingan Konseling UTM, serta 100 orang peserta dari berbagai lembaga permasyarakatan seperti, Bayangkari Cabang Bangkalan, Persit Candra Kirana, Jalasenastri, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Puspa Melati Bangkalan, Persatuan Kepala Keluarga Bangkalan, DPC Muslimat NU Bangkalan, DPC Fatayat NU Bangkalan, DPC Aisyah Bangkalan, DPC Nasiatus Aisyah Bangkalan, DPC Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) kab bangkalan, KOHATI, HMI, Korpri PMII Bangkalan, Ketua Tim Penggerak PKK se Bangkalan, Dharma Wanita Persatuan.

Acara sosialisasi sendiri dibuka oleh Pj Sekda Kabupaten Bangkalan, Irman Gunawan mengajak kaum perempuan dapat berpartisipasi dalam membangun Kabupaten Bangkalan.

“Di harapkan teman-teman wanita mampu memiliki keterampilan dan inovasi jangan sampai punya mental kripik, sehingga mampu bersaing dengan laki-laki,” ungkapnya.

Kepala Dinas KBP3A Bangkalan, Sudiyo saat memberi sambutan. (Foto Istimewa)

Sementara itu Kepala Dinas KBP3A Bangkalan, Sudiyo mengatakan, kegiatan ini sebagai salah satu upaya pemberdayaan kaum perempuan terhadap berbagai kegiatan dan inovasi di Bangkalan.

”Peningkatan Partisipasi Perempuan Dalam Politik, Hukum, Sosial dan Ekonomi tahun 2025 diharapkan, bisa memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan eksekusi dalam berbagai bidang dan mampu jadi penggerak perubahan masyarakat dengan kemampuan dan kreatifitasnya,” ujarnya.

Peserta seminar di tahun 2025 lebih banyak dan merata dibandingkan dengan tahun lalu. Khusus di saat ini terdapat peserta dari lembaga kemasyarakatan dan organisasi perempuan.

“Hari ini serasa istimewa karena semua hadir, semua organisasi wanita yang ada di Bangkalan 100 persen sudah tercover. Kalau dulu hanya masyarakat saat ini sampai ke mahasiswa,” tutupnya. (nardi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami