JAYAPURA, GEMADIKA.com – Dalam rangka memperkuat hubungan dengan masyarakat dan menciptakan stabilitas sosial yang kondusif, Satgas Yonif 521/DY yang bertugas di Pos Muaranawa, Distrik Airu, Kabupaten Jayapura, melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial (Binter) terbatas melalui Komunikasi Sosial (Komsos) bersama tokoh adat dan pemuda setempat, Kamis (26/6/2025).

Kegiatan ini menjadi salah satu cara Satgas untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, sekaligus sebagai wujud dari sinergi antara TNI dan warga lokal dalam menjaga ketertiban serta mendorong pembangunan kampung.

Personel Satgas Yonif 521/DY berinteraksi dengan tokoh masyarakat di Kampung Muaranawa dalam kegiatan Komunikasi Sosial, kamis(26/6/2025). (Foto: Dok. Satgas Yonif 521/DY)

Danpos Muaranawa, Letda Inf Andik Prasetyo Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari kedekatan emosional yang dibangun antara prajurit TNI dan masyarakat Papua.

“Kegiatan Komsos ke berbagai tokoh adat dan pemuda merupakan sinergitas untuk menjaga keharmonisan dan mewujudkan masyarakat yang maju dan berbudaya,” ujarnya.

Salah satu tokoh adat setempat, Bapak Musa, menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Satgas Yonif 521/DY yang menurutnya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di Kampung Muaranawa, baik dalam hal sosial maupun motivasi pembangunan.

Personel Satgas Yonif 521/DY berinteraksi dengan tokoh masyarakat di Kampung Muaranawa dalam kegiatan Komunikasi Sosial, kamis (26/6/2025). (Foto: Dok. Satgas Yonif 521/DY)

“Kami merasa bangga dan senang karena Satgas Yonif 521/DY Pos Muaranawa atas kehadirannya membantu kami di kampung, baik dalam kegiatan kemasyarakatan maupun memberikan motivasi bagi warga di Distrik Airu, Kampung Muaranawa,” tutur Bapak Musa.

Sementara itu, Dansatgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, menjelaskan bahwa kegiatan Binter ini merupakan bagian dari program unggulan Satgas yang diberi tajuk “Adaptif Bersama Masyarakat Papua.”

“Melalui Binter Terbatas, ini adalah upaya TNI untuk membangun kekuatan pertahanan negara melalui pendekatan yang lebih terfokus dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di wilayah pembinaan, dengan tujuan menciptakan stabilitas pertahanan dan keamanan serta meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat di mana pun bertugas,” jelasnya.

Dengan pendekatan humanis dan persuasif seperti ini, TNI diharapkan semakin mampu merangkul hati rakyat, khususnya di daerah-daerah pedalaman Papua, serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan produktif untuk semua pihak.

(SELAMET)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami