GROBOGAN, GEMADIKA.com – Suasana meriah menyelimuti lapangan Desa Tunjungharjo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, pada Kamis (21/08/2025).
Komandan Kodim 0717/Grobogan, Letkol Kav Barid Budi Susila, memimpin upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 yang telah memberikan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat setempat.
Upacara yang mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah” ini dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi daerah dan ratusan warga yang antusias menyaksikan hasil kerja keras selama program berlangsung.
Kolaborasi Solid Pemerintah dan TNI
Kehadiran para tokoh penting dalam acara ini menunjukkan komitmen kuat terhadap program pembangunan desa.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Grobogan yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Heru Dwi Cahyono, Dandim 0717/Grobogan Letkol Kav Barid Budi Susila, Kapolres Grobogan yang diwakili Kabaglog Kompol Ahmad Basirun, serta berbagai unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Kehadiran Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Bayangkari, dan Ketua Penggerak PKK turut memperkuat semangat gotong royong dalam pembangunan desa.
Makna Mendalam di Balik TMMD
Dalam amanatnya, Dandim Grobogan menyampaikan filosofi penting dari tema yang diusung.
“Melalui TMMD kita wujudkan sinergi nyata antar komponen bangsa untuk membangun desa yang berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Dandim.
Dandim Barid menjelaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI-Rakyat bersama Pemerintah Daerah untuk menciptakan pemerataan pembangunan yang inklusif di seluruh Indonesia.
Program ini merupakan kerja sama terpadu dan berkelanjutan antara TNI, Polri, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) bersama Pemerintah Daerah yang memadukan program masing-masing instansi untuk mempercepat pembangunan di daerah pedesaan.
Hasil Nyata yang Membanggakan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2025 di Desa Tunjungharjo berhasil mewujudkan berbagai pembangunan yang sangat dibutuhkan masyarakat:
Pembangunan Fisik:
- Jalan rabat beton sepanjang 600 meter dengan lebar 3,5 meter (diperluas dari 2,5 meter atas inisiatif Desa Tunjungharjo)
- Rehabilitasi Musholla satu unit
- Pembangunan Poskamling satu unit
- Jambanisasi lima unit untuk meningkatkan sanitasi masyarakat
Program Non-Fisik yang Memberdayakan:
- Penyuluhan Bela Negara untuk menguatkan jiwa nasionalisme
- Sosialisasi Kamtibmas, bahaya Narkoba, dan Undang-Undang Lalu Lintas
- Edukasi kesehatan dan pencegahan Stunting
- Penyuluhan administrasi kependudukan dengan narasumber dari dinas terkait
Pesan Keberlanjutan untuk Masa Depan
“Saya sangat berharap, seluruh hasil yang telah dicapai tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan saya menitipkan pesan agar apa yang telah kita bangun bersama ini akan dipelihara dan dirawat sehingga memiliki masa pakai yang panjang,” pungkas Dandim.
Sebagai puncak kegiatan, masyarakat juga menerima bantuan sosial berupa beras, paket sembako, serta buku tulis dan tas untuk anak-anak sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan generasi muda. (Dion Pendim 0717/Grobogan)





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan