MAMUJU, GEMADIKA.com – Kekayaan wastra tradisional Sulawesi Barat akan segera memukau mata nusantara. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat strategis untuk memantapkan keikutsertaan dalam ajang bergengsi Pameran Kriyanusa 2025.

Senin (18/08/2025), suasana Room Theater Kantor Gubernur Sulawesi Barat dipenuhi semangat para pengrajin dan pemerhati seni budaya. Rapat yang dipimpin langsung Ketua Dekranasda Sulbar, Ny. Harsinah Suhardi, menjadi momentum penting persiapan tampil di kancah nasional.

Tenun 3S Jadi Andalan Utama

Pameran Kriyanusa 2025 yang akan berlangsung 3-7 September mendatang di Jakarta International Convention Centre (JICC) menjadi panggung istimewa bagi produk unggulan Sulbar. Sekretaris Dekranasda Sulbar, Muh Faizal Thamrin, mengungkapkan persiapan matang telah dilakukan.

“Sulbar akan menempati dua stan pameran di Hall A. Selain Tenun 3S, akan ditampilkan pula produk kerajinan lainnya seperti ukiran Mamasa, miniatur Sandeq, dan kerajinan lainnya,” papar Faizal.

Tenun 3S—Sekomandi, Sambu’, dan Saqbe—menjadi primadona yang akan memukau pengunjung dengan keindahan motif dan filosofi budaya yang mendalam.

Baca juga :  Sekda Sulbar Buka Konsolidasi Clearing House 2026, Dorong Optimalisasi Produk Dalam Negeri dan Pemberdayaan UMKM

Wujudkan Visi “Sulbar Maju dan Sejahtera”

Partisipasi dalam Kriyanusa 2025 bukan sekadar pameran biasa. Ini merupakan implementasi nyata dari visi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga untuk mewujudkan “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”.

Dengan mendorong Tenun 3S dan produk UMKM ke panggung nasional, pemerintah daerah aktif menjalankan misi pertumbuhan ekonomi inklusif. Program unggulan “Sulbar Berdaya” yang bertujuan memperkuat UMKM lokal semakin nyata implementasinya.

Panggung Strategis untuk Wastra Lokal

Kepala Dinas Koperindag Sulbar, H. Masriadi Nadi Atjo, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Dekranasda Sulbar, menekankan pentingnya momentum ini. Menurutnya, Kriyanusa adalah arena strategis untuk membuktikan kualitas produk kerajinan Sulawesi Barat.

“Ini adalah ajang promosi bagi produk-produk unggulan kita. Kita harus menunjukkan bahwa Tenun 3S—Sekomandi, Sambu’, dan Saqbe—adalah warisan budaya bernilai tinggi yang mampu bersaing di pasar nasional,” tegas Masriadi dengan semangat tinggi.

Baca juga :  Jawa Barat Terima Alokasi BSPS Terbesar Nasional, Capai 42.508 Unit pada 2026

Kolaborasi Sinergis Semua Pihak

Rapat pemantapan ini menunjukkan komitmen kuat seluruh stakeholder dalam mengangkat harkat dan martabat produk lokal. Dari para pengrajin, pemerintah daerah, hingga pelaku UMKM, semuanya bersinergi untuk kesuksesan misi besar ini.

Kehadiran berbagai pihak dalam rapat tersebut mencerminkan dukungan penuh terhadap upaya promosi produk unggulan daerah. Semangat gotong royong menjadi kunci utama persiapan menuju Jakarta.

Harapan Besar untuk UMKM Lokal

Partisipasi dalam Kriyanusa 2025 diharapkan mampu membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk kerajinan Sulbar. Selain sebagai ajang promosi, pameran ini juga menjadi kesempatan emas untuk menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak.

Dengan persiapan matang dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Dekranasda Sulbar optimis mampu meraih hasil maksimal dalam ajang bergengsi ini. Tenun 3S dan produk unggulan lainnya siap menjadi duta budaya Sulawesi Barat di kancah nasional. (Antyka)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami