PURWOREJO, GEMADIKA.com – Suasana penuh khidmat menyelimuti kawasan Makam Ki Kojopati di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, saat masyarakat menggelar kegiatan haul pada Selasa (7/7/2026). Tradisi tahunan tersebut diikuti para ahli waris, warga Kelurahan Tambakrejo, serta peziarah dari berbagai daerah yang datang untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi para leluhur.
Kegiatan haul menjadi salah satu tradisi yang masih terus dilestarikan masyarakat sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus memperkuat nilai-nilai religius, budaya, dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama yang dipanjatkan untuk arwah para leluhur. Selanjutnya, jamaah mengikuti tausiyah yang disampaikan oleh Kyai Muhammad Akhsin, M.Pd.I., Imam Masjid Abdul Jalil Tambakrejo.

Dalam tausiyahnya, Kyai Muhammad Akhsin mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperbanyak amal saleh, serta menjaga kerukunan, persaudaraan, dan silaturahmi dalam kehidupan sehari-hari.
Juru Kunci Makam Ki Kojopati, Trenggono, mengatakan bahwa pelaksanaan haul merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
“Haul ini merupakan wujud ikhtiar untuk mendoakan arwah para leluhur serta sebagai bentuk nguri-uri budaya dan tradisi yang telah diwariskan oleh para pendahulu. Semoga kegiatan ini terus membawa keberkahan serta mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat,” ujar Trenggono.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa tradisi haul masih memiliki nilai spiritual, sosial, dan budaya yang kuat di tengah masyarakat.
Selain menjadi momentum untuk mendoakan para leluhur, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga tradisi yang telah diwariskan oleh para pendahulu.
Trenggono berharap tradisi haul Makam Ki Kojopati dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Purworejo sekaligus menjadi media untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda.
“Melalui kegiatan haul Makam Ki Kojopati ini diharapkan nilai-nilai religius, semangat gotong royong, serta kecintaan terhadap warisan budaya leluhur tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi penerus sebagai bagian dari identitas masyarakat Purworejo,” pungkasnya.
Pelaksanaan haul berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan. Masyarakat berharap tradisi tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana mempererat ukhuwah, memperkuat nilai keagamaan, serta menjaga kelestarian budaya lokal yang menjadi bagian dari kearifan masyarakat Purworejo.
Penulis : Mr. Biean
Editor : Rini


