JAKARTA, GEMADIKA.com –  Aksi demonstrasi masih berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (27/8/2025). Jika sebelumnya massa buruh sempat membubarkan diri sekitar pukul 13.30 WIB, kini giliran kelompok mahasiswa yang mengambil alih aksi dengan membawa sejumlah atribut dan tuntutan.

Pantauan tim Gemadika.com di lokasi, massa mahasiswa mulai tiba sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka datang bergelombang, bahkan ada yang nekat melompati pagar untuk bisa lebih cepat mencapai area depan gedung parlemen. Kehadiran massa baru ini membuat suasana kembali ramai dan arus lalu lintas di sekitar Jalan Gatot Subroto terpaksa ditutup.

Hingga sore hari, aksi demonstrasi masih terus berlanjut. Massa mahasiswa bergantian melakukan orasi, sementara sebagian lainnya menunggu rekan mereka yang terus berdatangan. Namun hingga saat ini, belum ada satupun anggota DPR RI yang menemui langsung para pendemo sejak aksi dimulai pagi tadi.

Dalam aksinya, mahasiswa membawa enam tuntutan utama, di antaranya:

1. Menolak kenaikan tunjangan DPR sebelum ada transparansi dan reformasi nyata.
2. Menuntut revisi KUHP agar hak rakyat terlindungi dan praktik kriminalisasi dihentikan.
3. Mencabut atau merevisi pasal bermasalah dalam UU MD3, khususnya Pasal 88(1), 122 huruf k, 73–74, serta Pasal 238.
4. Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset agar koruptor tidak bisa menikmati hasil kejahatan.
5. Mengusut tuntas kasus-kasus besar yang hingga kini belum terselesaikan.
6. Melakukan reformasi DPR RI secara menyeluruh.

Selain berorasi, sejumlah peserta aksi juga mengekspresikan tuntutannya lewat coretan di tembok sekitar gedung DPR. Kondisi ini membuat aparat kepolisian menambah penjagaan untuk mengantisipasi potensi kericuhan.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar gedung DPR RI masih ramai dengan kehadiran massa baru. Aparat keamanan berjaga ketat untuk memastikan aksi tetap berlangsung kondusif.(j)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami