MADINA,  GEMADIKA.com – Sejumlah warga Desa Simpang Durian, wilayah M3, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mengeluhkan keberadaan sebuah kafe yang kembali beroperasi hingga dini hari setelah sebelumnya sempat ditutup.

Warga menilai, aktivitas kafe tersebut sangat mengganggu kenyamanan karena suara musiknya terdengar bising hingga ke luar lingkungan.

“Musiknya sangat bising, malah sampai keluar terdengar,” ujar salah seorang warga, Sabtu (20/9/2025).

Diduga Tidak Berizin

Darlanyah Lubis dari Pemuda Pancasila (PP) Lingga Bayu mendesak agar pihak berwenang segera menutup kembali kafe tersebut. Ia menilai keberadaan kafe itu diduga tidak memiliki izin operasional.

“Kami mendesak agar kafe itu ditutup saja karena diduga tak memiliki izin operasional,” tegas Darlanyah.

Ia juga menyinggung adanya isu bahwa kafe tersebut mendapat dukungan dari seorang oknum berseragam berinisial AE. Saat dikonfirmasi, yang bersangkutan memilih tidak memberikan jawaban dan bungkam ketika ditanya wartawan.

Desakan ke Satpol PP

Lebih lanjut, Darlanyah menegaskan Pemuda Pancasila Lingga Bayu akan bersikap tegas dalam mengawal persoalan ini. Ia meminta aparat Satpol PP Kecamatan Lingga Bayu untuk segera menertibkan kafe yang tetap nekat beroperasi hingga pagi hari.

“PP akan bersikap tegas, dan Satpol PP Kecamatan Lingga Bayu agar menertibkan kafe yang buka sampai pagi,” pungkasnya.(S.Hadi.P/SN)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami