BANGKALAN, GEMADIKA.com – Setelah berhasil mewujudkan 40 (Empat Puluh) Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) pada kurun waktu 2023-2024, Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( KBP3A) Kabupaten Bangkalan kembali meningkatkan program tersebut dengan membentuk 35 SSK tambahan.
Kegiatan tersebut digelar di aula Hotel Ningrat Bangkalan, Kamis (16/10/25).
Hadir dalam pembentukan SSK tersebut, kepala sekolah SMPN dan SMA/SMK sederajat yang baru dibentuk SSK pada tahun 2025.
Kepala Dinas KBP3A Kabupaten Bangkalan, Sudiyo mengatakan, SSK ini menyasar lingkungan sekolah seperti, siswa-siswi, guru dan kantin. Namun, lebih dominan ke para murid.

“Program Pemerintah Pusat ini hanya di jenjang SMP dan SMA. Tujuannya agar murid memahami isu-isu Nasional seperti kependudukan, tentang keluarga berencana dan pembangunan keluarga secara menyeluruh,” ujarnya.
Menurut pria yang akrab di sapa Yoyok, guru dan murid dituntut agar memahami laju pertumbuhan penduduk (LPP).
“Apabila tidak mengetahui, cenderung LPP ini bisa lebih tinggi artinya kebanyakan penduduk, jika lebih rendah usia produktif tidak ada,” pungkasnya.
Yoyok berharap, dengan terbentuknya SSK tahun 2025 di Kabupaten Bangkalan saling bersinergi dan menguatkan sehingga endingnya penanganan stunting dapat teratasi.
” Target terbentuk Sekolah Siaga Kependudukan di Bangkalan ini 100 persen, tetapi kan tidak bisa sekaligus, jadi harus bertahap dan menyesuaikan dengan anggaran dan pembinaan,” tutupnya.
Perlu di ketahui Dinas KBP3A Kabupaten Bangkalan juga menyerahkan beberapa alat pendukung seperti banner dan alat-alat sekolah agar di taruh di ruang kelas. Biasanya di ruang sekolah ini ada pojok kependudukan yang isinya literatur Kemendukbangda. (nardi)



Tinggalkan Balasan Batalkan balasan