BANGKALAN,GEMADIKA.com – Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus mengintensifkan perbaikan infrastruktur jalan sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi dan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan
merealisasikan proyek perbaikan infrastruktur jalan yang tersebar di 18 Kecamatan yang ada di Bangkalan.

Pada tahun 2026 ini terdapat 56 titik ruas jalan yang akan di perbaiki dengan dukungan anggaran Rp 101 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan 4 titik ruas jalan berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 37 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bangkalan, Guntur Setyabudi, mengatakan
anggaran perbaikan jalan pada 2026 meningkat dibanding tahun sebelumnya.

“Cakupan penanganan ruas jalan tahun ini lebih luas, karena anggaran yang diperoleh lebih besar dari tahun 2025. Dan untuk proses pelaksanaan proyek sudah memasuki tahapan penetapan pemenang tender, insyAllah pelaksanaan fisiknya akan dimulai secara bertahap dimulai bulan Juli hingga rampung di akhir tahun 2026,” ungkapnya, Kamis (30/06/26).

Guntur juga menjelaskan, Di luar anggaran DAU dan DAK, Pemkab Bangkalan juga berpeluang memperoleh tambahan pendanaan melalui program Instruksi Presiden (Inpres).

“Nilai anggaran dari Inpres biasanya cukup besar. Namun saat ini masih proses verifikasi dan kami menunggu hasilnya karena pemerintah daerah hanya sebagai penerima manfaat,” tuturnya.

Perlu diketahui, nilai proyek terbesar dari DAK yakni peningkatan ruas jalan di Sepulu-Lergunong dengan anggaran Rp 17 milyar, dan nilai pekerjaan pada ruaj lainnya bervariasi, mulai sekitar Rp 800 juta, seperti ruas Jalan Banyuajuh-Kebun. (nardi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami