JAKARTA, GEMADIKA.com – Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menanggapi polemik seputar ijazah Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo (Jokowi), yang kembali mencuat di ruang publik. Ia menilai, isu tersebut merupakan hal sepele dan tidak semestinya terus diperbesar.
Dalam pernyataannya kepada media, Kamis (9/10/2025), Komaruddin menegaskan bahwa penyelesaian persoalan ini sebenarnya sangat sederhana dan tidak perlu menjadi drama berkepanjangan.
“Ini masalah kecil, tidak perlu dibikin drama. Kalau memang ada yang meragukan, tinggal tunjukkan saja ijazahnya. Selesai,” ujar Komaruddin.
Ia menambahkan, publik sebaiknya tidak mudah terjebak dalam isu-isu yang justru menguras energi dan perhatian dari persoalan besar bangsa yang lebih penting untuk diselesaikan.
“Di era digital seperti sekarang, hoaks dan tudingan tanpa dasar mudah sekali tersebar. Maka, yang dibutuhkan adalah verifikasi, bukan sensasi,” tegasnya.
Sebagai Ketua Dewan Pers, Komaruddin juga mengimbau media massa untuk menjaga profesionalitas dalam memberitakan isu sensitif, serta tidak ikut memperkeruh suasana dengan opini atau tudingan yang tidak berbasis fakta.
Polemik mengenai keaslian ijazah Presiden Jokowi telah berulang kali mencuat ke publik dalam beberapa tahun terakhir. Meski berbagai klarifikasi dan pembuktian resmi telah dilakukan oleh pihak terkait, sebagian kelompok masih terus menggulirkan isu tersebut, terutama di media sosial.
Komaruddin menekankan bahwa publik perlu lebih bijak dalam mengonsumsi informasi agar tidak mudah termakan narasi yang belum terverifikasi.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan