GEMADIKA.com – Menteri Keuangan, Purbaya Yudi Sadewa, memastikan bahwa anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak terserap akan dialihkan ke pos belanja lain. Kebijakan ini diambil untuk menjamin penggunaan anggaran negara secara optimal dan tepat sasaran.

Dalam keterangannya kepada media pada Kamis (9/10/2025), Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ada dana yang mengendap tanpa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, penyerapan anggaran akan terus dipantau secara ketat.

“Anggaran MBG yang tidak terserap sesuai target akan kami realokasikan ke sektor lain yang lebih membutuhkan. Ini untuk memastikan bahwa setiap rupiah uang negara digunakan secara efektif dan tidak mubazir,” ujar Purbaya.

Ia juga menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan keuangan negara yang fleksibel namun tetap akuntabel. Pemerintah, menurutnya, tetap mendukung tujuan mulia program MBG, namun juga harus realistis terhadap tantangan pelaksanaan di lapangan.

“Program MBG tetap kita dukung, tapi kita juga harus cermat dalam mengelola anggarannya. Kalau ada yang belum bisa dijalankan, jangan dibiarkan mengendap. Lebih baik dialihkan agar bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat di sektor lain,” tambahnya.

Kementerian Keuangan saat ini tengah melakukan evaluasi rutin terhadap realisasi program MBG di berbagai daerah. Evaluasi tersebut mencakup distribusi, efektivitas, hingga dampak langsung terhadap perbaikan gizi masyarakat.

Program MBG sendiri merupakan salah satu program unggulan pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan generasi muda Indonesia, khususnya pelajar di jenjang pendidikan dasar dan menengah. (Joko P)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami