PAPUA, GEMADIKA.com – Sebuah momen haru terjadi di wilayah pedalaman Papua saat para siswa SMA/SMK merayakan kelulusan mereka dengan cara yang tidak biasa. Alih-alih melakukan konvoi atau aksi coret-coret seragam, para siswa justru mengangkat dan menggendong guru serta kepala sekolah mereka di atas pundak.
Momen tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial dan mendapat perhatian luas dari warganet. Aksi para siswa itu dinilai sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas dedikasi para pendidik di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan di daerah tersebut.
Dalam tradisi sebagian masyarakat Papua, mengangkat seseorang di atas pundak merupakan simbol penghormatan yang tinggi. Dalam konteks ini, tindakan tersebut dimaknai bukan sekadar mengangkat secara fisik, melainkan sebagai bentuk penghargaan atas ilmu, pengabdian, serta perjuangan para guru dalam mendidik generasi muda.
Setelah pengumuman kelulusan, para siswa tampak kompak mengangkat guru-guru dan kepala sekolah mereka sebagai bentuk ungkapan emosional atas perjalanan pendidikan yang telah mereka lalui bersama.
Aksi ini kemudian menuai banyak pujian dari masyarakat luas di dunia maya karena dianggap mencerminkan nilai-nilai adab, rasa hormat, dan kedekatan emosional antara guru dan murid.
Video tersebut juga ramai dibagikan di berbagai platform media sosial dan menjadi inspirasi tentang bagaimana perayaan kelulusan dapat dilakukan dengan cara yang lebih bermakna dan penuh penghormatan.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan