GROBOGAN, GEMADIKA.com — Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2025 kembali membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Grobogan. Salah satu desa yang merasakan dampak positif program tersebut adalah Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, yang berada di bawah pengawasan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, melalui Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air, Ditjen SDA Kementerian PUPR.
Proyek fisik yang tengah dikerjakan berupa peningkatan jaringan irigasi dan pembangunan talud yang membentang dari area seberang rel kereta api sisi utara hingga sisi selatan di Dusun Pucang. Pekerjaan ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp195 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, dengan masa pelaksanaan selama 90 hari kalender.
Pelaksana kegiatan adalah Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sugih Makmur.
Warga Apresiasi Kepemimpinan Kepala Desa Yakub Raras Puspianto,S.Sos (AAN)
foto dok Gemadika Jum’at (10/10/25)
Saat tim Gemadika mengunjungi lokasi proyek pada 10 Oktober 2025, sejumlah warga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepemimpinan Kepala Desa Tambirejo, AAN, yang dinilai berhasil membawa perubahan nyata di wilayahnya.
“Selama tiga periode kepemimpinan Pak AAN, pembangunan di desa kami sangat terasa. Jalan-jalan bagus, irigasi lancar, dan pertanian pun ikut berkembang. Kami sebagai petani sangat terbantu,” ujar Suparjo, warga Dusun Pucang.
Hal senada disampaikan oleh Suparman, petani dari Dusun Jetis, yang mengaku kagum dengan keteladanan dan kedekatan Kades AAN terhadap masyarakat.
“Pak AAN itu sosok yang rendah hati dan dekat dengan warga. Beliau selalu terbuka terhadap masukan dan sangat mendukung pembangunan di setiap dusun,” tuturnya.
Dukung Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani
Program P3-TGAI merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan fungsi jaringan irigasi desa untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani.
Keberadaan proyek ini di Tambirejo tidak hanya memperbaiki aliran air ke area pertanian, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah desa dalam menggerakkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Warga berharap program serupa terus berlanjut agar hasil pertanian semakin meningkat dan taraf hidup masyarakat desa makin sejahtera.
(JOKO PURNOMO)





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan