GROBOGAN, GEMADIKA.com – Bencana angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Selasa (15/10/2025) sore.
Akibatnya, puluhan rumah rusak tertimpa pohon tumbang, sementara ratusan rumah lainnya porak-poranda diterjang angin kencang.
Berdasarkan laporan warga, sedikitnya 30 rumah tertimpa pohon besar yang tumbang secara tiba-tiba saat angin puting beliung menerjang. Selain itu, ratusan rumah mengalami kerusakan ringan hingga berat akibat terpaan angin kencang yang datang tanpa peringatan.
Salah seorang warga bahkan sempat pingsan saat peristiwa terjadi karena kaget dan panik melihat angin yang berputar kencang di sekitar permukiman.

“Anginnya datang sangat cepat. Awalnya langit mendadak gelap, lalu terdengar suara gemuruh. Tidak lama kemudian angin langsung menerjang rumah-rumah dan pepohonan. Banyak yang roboh,” ujar salah satu warga Kalimaro, Kedungjati.
Warga sekitar bergotong royong mengevakuasi pohon-pohon yang tumbang menggunakan gergaji mesin dan alat seadanya, terutama untuk membuka akses jalan dan menyelamatkan barang-barang dari rumah yang rusak.
Saat ini, warga terdampak mengharapkan perhatian dan bantuan dari pihak pemerintah daerah, terutama untuk kebutuhan logistik, bahan bangunan, serta evakuasi warga yang terdampak parah. Tidak sedikit warga yang memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat atau tempat yang lebih aman.
Pemerintah Kecamatan Kedungjati dan BPBD Kabupaten Grobogan dilaporkan telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan asesmen cepat terkait jumlah rumah rusak serta kebutuhan darurat warga.
Mengingat potensi cuaca ekstrem masih tinggi di beberapa wilayah Jawa Tengah, warga diminta untuk tetap waspada, terutama saat terjadi perubahan cuaca mendadak. Angin puting beliung kerap terjadi saat peralihan musim dan dapat menimbulkan kerusakan dalam waktu sangat singkat.
Tim Media Gemadika akan terus memantau perkembangan informasi dari lapangan dan instansi terkait.
Untuk masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan atau mengetahui titik terdampak, dapat menghubungi posko siaga bencana terdekat.




