BANGKALAN, GEMADIKA.com – Setelah viralnya Upah Pekerja Makan Bergizi Gratis (MBG) Dapur Alas Kembang tidak sesuai, kali ini muncul keluhan dari warga dapur tersebut tidak memiliki akun media sosial, padahal semua dapur MBG harus memiliki media sosial untuk meningkatkan transparansi.
Warga berinisial M mengatakan dapur MBG wajib memiliki sosial media, karena ini merupakan syarat pengawasan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan kewajiban untuk mengunggah foto serta video kegiatan mereka.
“Kami hanya ingin tahu bagaimana kegiatan sehari-hari di dapur MBG Alas Kembang. Sedangkan di dapur lain memiliki sosial media untuk meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan publik terhadap program yang di gagas bapak Prabowo Subianto,” ungkapnya. Senin, (24/11/85).
Kewajiban ini juga bertujuan untuk transparansi dan memastikan program berjalan sesuai standar.
“Dengan mengunggah foto serta video kegiatan di dapur, hal ini untuk meyakinkan kepada masyarakat agar proses dan kualitas makanan terjaga,” imbuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Yayasan SPPG Desa Alas Kembang belum bisa di minta keterangan. (nardi)




