LANGKAT, GEMADIKA.com – Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas IIB Tanjung Pura yang baru, Fransisco Pandia, SH, berkomitmen kuat menjadikan Rutan Tanjung Pura bebas narkoba melalui program razia rutin dan pengawasan ketat.
Komitmen ini disampaikan Fransisco setelah resmi menjabat menggantikan J. Anton S. Nababan dalam serah terima jabatan yang dilaksanakan pada 30 September 2025 di Kantor Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Sebelumnya, proses serah terima telah dimulai sejak 30 Agustus 2025.
Fransisco Pandia menegaskan bahwa ia akan melanjutkan program yang telah berjalan baik selama ini, sembari membawa inovasi baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan di Rutan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Razia Rutin untuk Cegah Narkoba
Dalam keterangan kepada awak media, Senin (17/11/2025), Fransisco menjelaskan bahwa Rutan Tanjung Pura akan dipersiapkan menjadi zona bebas narkoba. Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya akan melakukan razia rutin secara berkala di seluruh area Rutan.
“Rumah Tahanan Tanjung Pura akan dipersiapkan bebas dari narkoba. Program razia rutin akan dilakukan setiap waktu untuk memastikan keamanan dan ketertiban,” tegas Fransisco.
Langkah ini diambil untuk mencegah peredaran narkoba di dalam Rutan yang kerap menjadi tantangan besar di berbagai lembaga pemasyarakatan di Indonesia.
Tiga Fokus Utama Kepemimpinan
Sebagai Kepala Rutan yang baru, Fransisco menetapkan tiga fokus utama dalam kepemimpinannya. Pertama, memastikan Rutan Tanjung Pura menjadi zona yang aman dan tertib, bebas dari gangguan keamanan termasuk peredaran narkoba.
Kedua, meningkatkan kualitas pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar mereka siap kembali ke masyarakat setelah menjalani masa hukuman. Program pembinaan ini mencakup pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pembinaan mental spiritual.
Ketiga, memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait, baik internal maupun eksternal, untuk mendukung tugas dan fungsi pemasyarakatan secara optimal.
“Saya berfokus pada tiga hal utama: memastikan Rutan sebagai zona aman dan tertib, meningkatkan pembinaan WBP agar siap kembali ke masyarakat, dan memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder,” jelasnya.
Benahi Pelayanan Publik
Fransisco juga menyampaikan tekadnya untuk meningkatkan pelayanan publik di Rutan Tanjung Pura. Selama dua bulan pertama kepemimpinannya, ia fokus melakukan pembenahan internal agar Rutan Tanjung Pura tetap terjaga nama baiknya.
“Kami bertekad untuk meningkatkan pelayanan publik. Selama dua bulan ini, kami terus berbenah diri agar Rutan Tanjung Pura tetap terjaga nama baiknya,” ujar Fransisco dengan penuh optimisme.
Ia berharap dengan kepemimpinan yang baru, Rutan Tanjung Pura dapat menjadi contoh lembaga pemasyarakatan yang profesional, bersih dari narkoba, dan mampu menjalankan fungsi pembinaan dengan baik.
Langkah-langkah tegas ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat dan memastikan bahwa proses pemasyarakatan di Rutan Tanjung Pura berjalan sesuai dengan peraturan dan tujuan pemasyarakatan yang sesungguhnya. (S. Hadi Purba)





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan