REMBANG, GEMADIKA.com – Di era digital saat ini, media sosial tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka peluang besar untuk menghasilkan uang. Fenomena ini dibuktikan oleh para siswa program kejar paket di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Budi Utomo, Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, yang mampu memanfaatkan platform digital sebagai ladang cuan.
Siapa sangka, berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube kini telah dikuasai oleh para siswa kejar paket di lembaga pendidikan non-formal tersebut. Bahkan, sebagian dari mereka sudah mampu menghasilkan pendapatan mandiri dari aktivitas daring yang dijalani.
Salah satunya adalah Olif, warga Desa Manggar, Kecamatan Sluke, yang kini menempuh pendidikan di program kejar paket B PKBM Budi Utomo. Ia mengaku telah mengumpulkan pendapatan sekitar Rp3 juta dari kegiatan live TikTok yang dijalaninya.
“Lama (uangnya) belum saya ambil malah. Live sesekali saja kalau pas lagi gabut,” ujarnya sambil tersenyum.
Sementara itu, Kepala PKBM Budi Utomo Sendangmulyo, Sutrisno, mengatakan bahwa minat dan bakat para siswanya di dunia media sosial terus diarahkan secara positif melalui pelatihan rutin setiap tahun.
“Kita undang sejumlah praktisi media untuk berbagi pengalaman. Bagaimana cara mengambil video yang baik, memberikan caption atau keterangan skrip pendek, biar lebih menarik seperti apa,” terangnya.
Menurut Sutrisno, dari total 253 warga belajar di PKBM Budi Utomo, sekitar 70 persen mengikuti program kejar paket C (setara SMA), dan 30 persen lainnya berada di jenjang paket B (setara SMP).
Ia berharap seluruh warga belajar dapat memiliki keterampilan tambahan di bidang literasi digital, agar tidak tertinggal dari perkembangan zaman.
“Termasuk bekal keterampilan literasi. Kan nggak semua berminat masuk dunia kerja, tapi ada yang ingin menggeluti bidang lain. Sekarang lagi tren platform digital, walaupun non-formal, kita harapkan mereka juga berkompeten di dunia tersebut,” imbuhnya.
Sutrisno menambahkan, banyak kisah inspiratif dari lulusan PKBM Budi Utomo. Salah satunya, seorang warga belajar dari Kecamatan Sluke yang baru saja lulus kejar paket C dan diterima menjadi anggota TNI.
“Kemarin masuk gelombang kedua, diterima sebagai prajurit TNI. Kita dari PKBM tentu ikut merasa senang dan bangga,” pungkasnya.(aziz)




