‎‎REMBANG, GEMADIKA.com – Meski dinilai telah memberikan pelayanan yang cukup baik selama tiga tahun beroperasi, Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Rembang masih menghadapi sejumlah kendala teknis yang menghambat optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. Gangguan listrik, keterbatasan lahan parkir, hingga keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama yang tengah dihadapi pengelola pada Rabu (5/11/2025).

‎Kepala MPP Rembang, Budiyono, mengatakan bahwa secara umum pelayanan publik di MPP sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, ia mengakui masih ada beberapa persoalan yang perlu segera dibenahi, terutama terkait gangguan listrik yang kerap menyebabkan terhentinya seluruh aktivitas pelayanan.

‎”Kalau mati lampu, semua kegiatan pelayanan otomatis berhenti. Saya menyayangkan masyarakat yang datang dari jauh, seperti Kragan, Sarang, atau Sumber, harus menunda pengurusan administrasi karena kendala listrik,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Rabu (5/11/2025).

‎Untuk mengantisipasi hal itu, Budiyono menekankan perlunya pengadaan genset dan pembangunan rumah genset agar pelayanan tetap bisa berjalan meski terjadi pemadaman listrik. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan PLN agar MPP dapat beralih ke layanan PLN Premium yang memungkinkan pasokan listrik tetap stabil.

‎Selain persoalan listrik, keterbatasan lahan parkir juga menjadi masalah lain di lingkungan MPP. Budiyono menyebut kapasitas parkir yang ada saat ini belum mampu menampung kendaraan seluruh pegawai, apalagi ketika masyarakat datang dalam jumlah besar secara bersamaan.

‎”Kami juga sudah mengusulkan perawatan dan perluasan area parkir. Untuk karyawan saja belum mencukupi, apalagi untuk masyarakat yang datang mengurus berbagai layanan,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, kondisi talang air yang kerap bocor saat musim hujan juga menjadi perhatian. Meski sudah dilakukan sejumlah perbaikan, Budiyono mengakui masih ada bagian yang perlu dibenahi agar tidak mengganggu kenyamanan pengunjung.

‎Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi faktor utama yang menghambat penyelesaian berbagai permasalahan tersebut. Dana operasional yang ada saat ini hanya cukup untuk kebutuhan harian, sementara kebutuhan rehabilitasi, pembangunan, hingga pengadaan genset belum dapat terakomodasi.

‎”Terkadang anggaran yang sudah diajukan belum mencukupi untuk perawatan gedung, perbaikan lahan parkir, maupun pembelian genset dan paket PLN Premium,” imbuhnya.

‎Budiyono berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan tambahan anggaran agar sejumlah pembenahan dapat segera terealisasi. Ia menilai, perbaikan infrastruktur dan fasilitas pendukung sangat penting agar pelayanan publik di MPP Rembang semakin optimal.

‎”Harapannya, ke depan ada dukungan anggaran untuk rehab gedung, pengadaan genset, paket PLN Premium, dan lahan parkir yang lebih luas, supaya pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan maksimal,” pungkasnya. (Aziz)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami