GEMADIKA.com – Banyak orang memilih mandi pada malam hari karena terasa menyegarkan setelah beraktivitas seharian. Namun, muncul kekhawatiran bahwa kebiasaan mandi malam dapat menyebabkan rematik. Benarkah demikian?

Ahli kesehatan menjelaskan bahwa udara dingin dan air dingin dapat memicu keluhan pada penderita rematik. Karena itu, bagi pengidap rematik, mandi pada malam hari sebaiknya dihindari. Bila tetap ingin mandi, penggunaan air hangat sangat dianjurkan.

Suhu dingin dapat membuat kapsul sendi mengerut, sehingga menimbulkan rasa nyeri, terutama pada mereka yang memiliki riwayat rematik. Rematik sendiri merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada sendi, ditandai dengan rasa nyeri, kaku, dan bengkak. Bagian tubuh yang paling sering terdampak antara lain tangan, pergelangan tangan, kaki, hingga lutut.

Gejala Penyakit Rematik
Gejala rematik umumnya berupa nyeri dan kekakuan sendi yang memburuk pada pagi hari setelah bangun tidur atau setelah duduk terlalu lama. Kekakuan biasanya mereda ketika sendi mulai digerakkan. Gejala dapat muncul hilang–timbul.

Keluhan lain yang mungkin timbul meliputi rasa lelah, mata gatal dan perih, munculnya bisul pada kaki, penurunan nafsu makan, kebas pada telapak kaki, kesemutan, sesak napas, demam, serta sendi yang memerah, nyeri, dan bengkak.

Cara Mencegah Penyakit Rematik

• Olahraga Teratur
Berolahraga secara rutin membantu menjaga kesehatan jantung dan memperkuat tulang, sehingga menurunkan risiko munculnya rematik.

• Konsumsi Sayuran dan Buah
Sayuran dan buah yang rendah bahan kimia dinilai mampu membantu mencegah rematik. Kombinasi beragam buah dan sayuran juga diyakini dapat meringankan gejala.

• Cukup Minum Air Putih
Air putih berperan penting dalam pembentukan tulang rawan, yang 70 persennya terdiri dari air. Asupan cairan yang cukup membantu melumasi sendi agar tidak saling bergesekan.

• Lakukan Peregangan
Rutin melakukan peregangan dapat meningkatkan kekuatan dan fungsi sendi. Pastikan melakukan pemanasan terlebih dahulu untuk mencegah ketegangan otot.

• Berjalan Kaki Tanpa Alas
Berjalan tanpa alas kaki dua kali seminggu dapat membantu menguatkan otot kaki dan meningkatkan fungsi persendian.

Penyakit rematik menyerang sekitar 1–5 persen orang dewasa di seluruh dunia dan paling banyak muncul pada usia 20–40 tahun. Wanita tercatat memiliki risiko 2–3 kali lebih tinggi mengalami rematik dibandingkan laki-laki.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami