GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pembangunan Gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih resmi dimulai di Desa Ngrandah, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Senin (29/12/2025).
Kopdes Merah Putih yang menjadi andalan Presiden untuk memperkuat ekonomi kerakyatan kini mulai berwujud nyata. Di atas lahan seluas ratusan meter persegi, aktivitas konstruksi tampak sedang berlangsung dengan tahap awal pemerataan lahan.
Sertu Juneri, Babinsa Desa Ngrandah yang ditunjuk sebagai pendamping pembangunan, menyatakan bahwa proyek ini mendapat dukungan penuh dari warga setempat. Babinsa yang bertugas sebagai Pembina Desa ini optimis pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
Saat ditemui di lokasi proyek pada Senin (30/12/2024), Sertu Juneri menjelaskan posisinya dalam pembangunan ini.
“Selamat pagi. Saya memperkenalkan diri, saya nama Juneri, pangkat Sertu. Saya mengampu dari Babinsa Desa Ngrandah. Saya di sini sebagai Babinsa, tugas saya di sini sebagai Pembina Desa, Desa Ngrandah,” kata Sertu Juneri.
Dijelaskannya, pembangunan Kopdes Merah Putih saat ini baru memasuki fase persiapan. Namun demikian, tim pelaksana telah menyusun jadwal yang terukur untuk menyelesaikan seluruh tahapan konstruksi.
“Kebetulan yang saat ini kita laksanakan ada kegiatan dari pemerintah pusat mengenai pembangunan Desa, Koperasi Desa Merah Putih. Untuk pembangunannya, sementara sampai sekarang masih tahap pembolpangan (pemerataan lahan), tahap awal. Nanti untuk tahap berikutnya, bisa berjalan untuk bikin lobang sama pondasi sampai selesai. Kira-kira estimasi waktu kurang lebih mungkin perkiraan dari kami 3 bulan,” jelasnya.

Kopdes Merah Putih dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi desa yang tidak hanya berfungsi sebagai koperasi biasa, tetapi juga sebagai penggerak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di pedesaan. Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat mengakses permodalan, pelatihan, hingga pemasaran produk lokal dengan lebih mudah.
Antusiasme warga terhadap kehadiran Kopdes Merah Putih sangat tinggi. Mereka menilai program ini sebagai angin segar yang akan membawa dampak positif bagi perekonomian desa.
“Ya kita berharap semua warga… Alhamdulillah sangat mendukung dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih ini, untuk menyukseskan program dari Bapak Presiden kita mengenai Koperasi Desa Merah Putih,” ungkap Sertu Juneri.
Meskipun disambut antusias, pembangunan Kopdes Merah Putih tidak luput dari tantangan. Cuaca menjadi hambatan utama yang harus dihadapi tim konstruksi, terutama di musim penghujan seperti saat ini.
“Kebetulan musim, Pak ya ini. Musim kan enggak bisa kita tebak karena alam. Kendala kita dengan musim penghujan. Mungkin untuk pengerjaan kalau hujan kita berhenti. Dengan kendalanya seperti itu, hujan. Untuk kendala lain mungkin enggak ada. Sekarang mungkin kendalanya ya musim penghujan,” kata Sertu Juneri.
Kendala cuaca tersebut membuat pengerjaan harus dihentikan sementara ketika hujan deras mengguyur lokasi proyek. Namun, semangat untuk menyelesaikan Kopdes Merah Putih tetap tinggi.
Dengan target penyelesaian tiga bulan ke depan, masyarakat Desa Ngrandah sudah mulai membayangkan dampak positif yang akan dirasakan. Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi solusi konkret untuk meningkatkan kesejahteraan dan membuka peluang usaha baru bagi warga.
“Semoga dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih ini bisa bermanfaat bagi warga, khususnya Desa Ngrandah. Semoga pembangunan dari awal sampai akhir berjalan dengan lancar dan bermanfaat bagi Desa Ngrandah. Mungkin sedikit yang bisa kami sampaikan. Terima kasih,” pungkas Sertu Juneri penuh harap.
Program Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari Gerakan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diinisiasi Kementerian Koperasi dan UKM bekerja sama dengan Danantara Indonesia serta Agrinos Pangan Nusantara. Program ini menargetkan pembangunan ribuan gerai koperasi di seluruh Indonesia untuk memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan dari tingkat paling bawah.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan