JAKARTA, GEMADIKA.com – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menantang kadernya sekaligus Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk memberikan donasi hingga Rp2 miliar bagi penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra.

Tantangan itu disampaikan Megawati saat menghadiri peringatan Hari Ibu yang digelar PDIP di Gedung Nyi Ageng Serang, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (19/12/2025). Acara tersebut sekaligus menjadi ajang penggalangan dana untuk membantu korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Awalnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, meminta Megawati untuk bernyanyi di panggung setelah membagikan bibit pohon asli Indonesia kepada kepala daerah perempuan kader PDIP. Namun, Megawati mengajukan syarat khusus sebelum mau menyanyikan lagu.

“Siapa yang bilang saya mau nyanyi. Saya tantang. Saya mau nyanyi kalau naiknya 100 persen. Siapa? Angkat tangan. Jadi kalau 100 persen itu jadi Rp2 miliar, ayo siapa yang mau. Kalau tidak bisa sampai itu, setop,” kata Megawati tegas di hadapan para peserta.

Saat itu, Rano menyampaikan bahwa Pramono Anung yang tidak hadir di acara tersebut telah berkomitmen menyumbang Rp1 miliar melalui telepon.

“Tadi Pak Gubernur nelpon, gubernur nyumbang Rp1 miliar,” kata Rano.

Namun, Megawati menolak angka tersebut dan meminta agar Gubernur DKI Jakarta meningkatkan sumbangannya menjadi dua kali lipat. Pramono sendiri tidak hadir di acara itu dan hanya diwakili oleh istrinya, Endang Nugrahani.

“Oh kalau gitu, masa Rp1 miliar. Kalau gitu saya bilang gini, Ketua Umum memerintahkan Gubernur DKI untuk nyumbangnya Rp2 miliar. Ayo nyanyi,” kata Megawati dengan nada bercanda namun serius.

Mantan Presiden RI kelima itu bahkan menambahkan dengan humor khasnya, “Makanya jangan lemes jadi perempuan. Apalagi kalau saya nari, naik lagi, saya pintar nari loh.”

Hingga penutupan acara penggalangan dana, uang yang berhasil terkumpul untuk membantu korban bencana di Sumatra mencapai Rp3,2 miliar. Megawati pun memberikan peringatan keras agar seluruh dana yang terkumpul benar-benar sampai kepada korban bencana tanpa ada pengurangan.

“Awas loh kalau sumbang sepuluh tapi yang masuk cuma lima, saya pecat kalian nanti! Semua harus segera dikoordinasikan agar bantuan berupa makanan, obat-obatan, dan pakaian segera sampai ke warga Sumatra yang sedang kesusahan,” tegasnya.

Kondisi Bencana di Sumatra

Bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatra telah memasuki minggu ketiga penanganan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia terus bertambah menjadi 1.059 orang per Rabu (18/12/2025). Sementara itu, korban yang masih dilaporkan hilang mencapai 192 orang dari tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah setempat, TNI, Polri, dan berbagai kelompok relawan dari masyarakat serta individu terus melakukan upaya evakuasi, pencarian korban, dan pendistribusian bantuan logistik kepada para pengungsi.

Penggalangan dana yang dilakukan PDIP menjadi salah satu bentuk kepedulian partai politik terhadap bencana nasional yang tengah terjadi. Dana sebesar Rp3,2 miliar yang terkumpul diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban bencana dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, obat-obatan, pakaian, dan perlengkapan darurat lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terkait permintaan donasi Rp2 miliar yang disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami