BANGKALAN, GEMADIKA.com – Guna mempercepat Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah, Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBPJN Jawa Timur-Bali terus mempercepat pelaksanaan program peningkatan konektivitas jalan. Salah satunya IJD di Kabupaten Bangkalan yakni Peningkatan Jalan Tanah Merah – Janteh (R.35) yang telah bergulir.

Berdasarkan informasi resmi BBPJN Jatim-Bali, kegiatan peningkatan jalan ruas Tanah Merah-Janteh dilaksanakan sepanjang 3 kilometer. Pekerjaan ditargetkan selesai akhir Desember 2025.

Dalam kunjungan di lapangan pada Sabtu (22/11/25) lalu. Wakil Menteri (Wamen) PU Diana Kusumastuti menyampaikan bahwa paket IJD di Bangkalan dapat membawa manfaat bagi masyarakat sekitar.

Baca juga :  Atap Teras Koperasi Desa Merah Putih di Bangkalan Ambruk Sebelum Beroperasi

“Paket IJD ini diharapkan akan membawa manfaat langsung bagi masyarakat sekitar,” ungkap Diana.

Diana berharap setelah pengerjaan IJD Tanah Merah-Janteh rampung maka akses jalan yang lebih baik di ruas tersebut dapat memperlancar arus transportasi komoditas utama seperti padi dan jagung.

Wamen Diana saat foto bersama di tengah-tengah kegiatan peningkatan Jalan Tanah Merah – Janteh (R.35). (Istimewa)

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Bangkalan Rizal Mardiansyah saat di hubungi melalui sambungan seluler mengatakan, Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) bertujuan memperbaiki kondisi jalan-jalan daerah yang rusak.

“Kementerian PU berupaya meningkatkan kemantapan jalan daerah agar terkoneksi dengan jaringan jalan nasional, khususnya pada wilayah yang menopang produktivitas sektor pertanian, perikanan, perkebunan, industri, serta pendistribusian energi,” pungkasnya. Senin, (01/12/25).

Baca juga :  PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan Rayakan Idul Adha 1447 H. Salurkan Daging Kurban untuk Masyarakat Sekitar

Perlu di ketahui program ini berawal dari usulan dari Pemkab Bangkalan melalui sistem berbasis aplikasi SITIA.

“Alhamdulillah ini berawal dari usulan kami sehingga Pelaksanaan IJD Tanah Merah-Janteh dapat terwujud,” pungkas Rizal.

Rizal juga berharap Program ini dapat menjadi contoh sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan. (nardi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami