GROBOGAN, GEMADIKA.com – Kabar duka datang dari Hong Kong. Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, bernama Yasmiati dipastikan meninggal dunia dalam kejadian kebakaran besar di kompleks apartemen kawasan Tai Po, Hong Kong.
Yasmiati, warga Dusun Plosorejo RT 01 RW 04, Desa Guyangan, Kecamatan Godong, sebelumnya dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian sejak kebakaran besar terjadi pada Rabu, 26 November 2025 pekan lalu.
Korban Ditemukan Meninggal Dunia
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Grobogan, Teguh Harjokusumo, menyatakan informasi terbaru dari Hong Kong menyebutkan korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Yasmiati menjadi salah satu dari puluhan WNI yang menjadi korban dalam kejadian kebakaran ini.
“Kami sudah menerima laporan resmi. Mbak Yasmiati ditemukan dan telah dipastikan meninggal dunia,” ujarnya, Rabu (3/12/2025) pagi dalam keterangan tertulis dikutip dari murianews.
Identifikasi Melalui Foto
Teguh menjelaskan, pihak PT Pelita Karya Juhari (PKJ) selaku perusahaan pengirim Tenaga Kerja Indonesia (TKI), yang didampingi oleh Disnakertrans Grobogan, telah mendatangi rumah keluarga korban untuk memberikan kabar dan pendampingan.
“Termasuk melalui pencocokan foto yang dikirim dari Hong Kong, memang benar yang bersangkutan,” lanjut Teguh.
Proses Pemulangan Jenazah
Proses penanganan lebih lanjut kini sedang berjalan melalui koordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong. Saat ini pihak terkait tengah mengurus visum, verifikasi data, serta kelengkapan dokumen pemulangan jenazah ke tanah air.
“Kami terus berkomunikasi dengan KJRI Hong Kong. Begitu seluruh dokumen selesai, proses pemulangan jenazah ke Grobogan akan segera dilakukan. Kami berharap semuanya berjalan lancar,” tambahnya.
Teguh menyampaikan duka cita mendalam atas nama Pemerintah Kabupaten Grobogan atas musibah yang menimpa Yasmiati dan keluarganya.
“Semoga keluarga diberikan kekuatan dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” tutupnya.
Kebakaran besar di kompleks apartemen Tai Po, Hong Kong, telah menewaskan puluhan orang, termasuk beberapa WNI yang bekerja sebagai pekerja migran di negara tersebut. Pemerintah Indonesia melalui KJRI Hong Kong terus melakukan pendampingan dan koordinasi untuk proses pemulangan jenazah para korban.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan