GROBOGAN, GEMADIKA.com – Semangat pembangunan mewarnai pagi di Kelurahan Purwodadi, Senin (26/1/2026). Bertempat di halaman Masjid Kyai Al-Burham, Jengglong Barat, Pemerintah Kabupaten Grobogan secara resmi menggelar acara Peresmian Kegiatan Pembangunan Tahun Anggaran (TA) 2025.
Acara yang berlangsung khidmat sejak pukul 08.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Bupati Grobogan, Setyo Hadi. Kehadiran orang nomor satu di Grobogan tersebut disambut antusias oleh sekitar 200 hadirin, termasuk jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Turut mendampingi Bupati, hadir Wakil Bupati H. Sugeng Prasetyo, S.E., M.M., Ketua DPRD Hj. Lusia Indah Artani, S.E., M.M., serta Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto.
Komitmen Mengentaskan Kawasan Kumuh
Dalam laporannya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DISPERAKIM) Kabupaten Grobogan memaparkan capaian krusial selama tahun 2025. Salah satu sorotan utama adalah keberhasilan pemerintah daerah dalam mengurangi luasan kawasan kumuh.
“Sudah 2,8 hektar berkurang untuk kawasan kumuh di Kabupaten Grobogan,” ungkap Kepala DISPERAKIM dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia merinci realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT). Program ini mencakup pembangunan 10 unit rumah baru, peningkatan kualitas untuk 37 rumah, serta rekonstruksi 11 rumah.
Tidak hanya hunian, infrastruktur penunjang juga mendapat perhatian serius. Peningkatan jalan dan drainase menggunakan paving 3 dimensi telah tuntas dikerjakan di 14 ruas sepanjang 1,4 kilometer, lengkap dengan 107 sambungan rumah. Meski pada tahun 2026 program DAK PPKT ditiadakan sementara, pemerintah memastikan program ini akan kembali bergulir pada tahun 2027.
Visi 2026: Wajah Baru Kota dan Tugu Tani
Puncak acara ditandai dengan sambutan Bupati Grobogan, Setyo Hadi. Ia menegaskan komitmennya untuk terus membenahi infrastruktur daerah, mulai dari desa hingga pusat kota.
“Kami akan berusaha dengan keras sesuai program kami ‘Bangun Deso Noto Kuto’,” tegas Setyo Hadi di hadapan para tamu undangan.
Bupati juga memberikan bocoran mengenai prioritas pembangunan di tahun 2026. Setelah sukses membangun berbagai sarana prasarana, kantor, dan fasilitas pendidikan, fokus tahun depan akan diarahkan pada penataan estetika dan kenyamanan kota.
“Sedikit demi sedikit di tahun 2026 akan banyak trotoar, drainase, dan yang krusial yakni Tugu Tani harus dibenahi dan akan dirilis satu per satu,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa target utamanya adalah menciptakan suasana kabupaten yang lebih humanis. “Membuat Kabupaten Grobogan menjadi dingin, nyaman, dan damai,” imbuh Bupati.
Peresmian dan Roadshow
Secara simbolis, peresmian pembangunan ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Grobogan. Suasana semakin meriah saat prosesi pengguntingan pita, penekanan tombol sirine, dan pelepasan balon ke udara di jalan permukiman RT 08 dan RT 09, RW 07 Kelurahan Purwodadi.
Selain meresmikan infrastruktur, acara ini juga diwarnai dengan aksi sosial berupa penyerahan sertifikat tanah dari ATR/BPN kepada perwakilan warga serta pembagian bantuan beras.
Usai acara di Purwodadi, rombongan Bupati dan Forkopimda melanjutkan agenda roadshow meninjau langsung hasil pembangunan fisik lainnya, yakni Ruas Jalan Gubug-Tunjungharjo di Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegowanu. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan aman, lancar, dan kondusif. (Dion/Kodim 0717/Grobogan)





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan