GROBOGAN, GEMADIKA.com – Kabar duka datang dari Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Seorang pekerja bangunan berinisial M (46), warga Desa Ngroto, Kecamatan Gubug, meninggal dunia secara mendadak saat beristirahat usai menyelesaikan pekerjaan pengecoran bangunan, Sabtu (30/5/2026).

Kejadian yang mengejutkan rekan-rekan kerjanya ini berlangsung di sebuah lokasi proyek bangunan di wilayah Kecamatan Gubug.

Kronologi: Lemas Tiba-Tiba Saat Istirahat

Setelah menyelesaikan sesi pengecoran, M bersama sejumlah rekannya beristirahat sejenak untuk melepas lelah. Pemilik bangunan memberikan buah semangka kepada para pekerja sebagai penyegar di tengah aktivitas yang melelahkan.

Tidak lama setelah beristirahat, M mulai mengeluhkan tubuhnya terasa lemas. Kondisinya terus menurun dengan cepat hingga membuat rekan-rekannya panik. Tanpa membuang waktu, para rekan kerja segera melapor kepada pemilik bangunan, dan M langsung dilarikan ke Puskesmas Gubug 2 untuk mendapatkan pertolongan medis.

Baca juga :  Pemdes Karangrejo Sosialisasikan Program Gas Jateng 5 Persen dan Bayar Pajak Tanpa KTP

Namun takdir berkata lain. Sesampainya di puskesmas, nyawa M tidak berhasil diselamatkan. Petugas medis menyatakan M telah meninggal dunia.

Polisi Turun Tangan, Tidak Ada Tanda Kekerasan

Mendapat laporan kejadian tersebut, anggota Polsek Gubug langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah dan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata.

Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto menyampaikan hasil pemeriksaan awal yang telah dilakukan bersama tenaga kesehatan.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Berdasarkan keterangan keluarga dan hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal karena sakit,” ujar AKP Anang Heriyanto.

Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Gubug 2 guna memastikan kondisi korban saat pertama kali mendapatkan penanganan medis.

Baca juga :  Rem Blong di Turunan Bawen, Truk Tangki Tabrak Motor dan Warung — Satu Orang Tewas, Truk Masuk Selokan 3,5 Meter

Keluarga Terima sebagai Musibah, Tolak Autopsi

Pihak keluarga menerima kepergian M sebagai musibah yang harus diikhlaskan. Mereka juga menolak dilakukannya autopsi terhadap jenazah, penolakan tersebut dituangkan secara resmi dalam surat pernyataan yang disampaikan kepada kepolisian.

Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, jenazah M diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Polsek Gubug memastikan seluruh penanganan telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa ini. Dugaan sementara, M meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang memang telah dideritanya sebelumnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi kesehatan, terutama bagi para pekerja yang sehari-hari mengandalkan fisik dalam pekerjaan berat di lapangan.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami