MANADO, GEMADIKA.com — Sebuah video yang merekam aksi hukuman sosial warga kini tengah viral di media sosial dan memantik perdebatan luas. Seorang wanita muda yang diduga mencuri tabung gas elpiji 3 kilogram di kawasan Kampung Tondano, Wenang Utara, Kota Manado, diarak keliling kampung oleh warga dengan dua tabung gas menggantung di lehernya.
Peristiwa ini terjadi di sekitar Kampung Tondano hingga Lorong Pondol, Kota Manado, dan langsung menjadi perbincangan hangat setelah videonya menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Dijuluki “Duta Gas” karena Aksi Berulang
Menurut pengakuan sejumlah warga setempat, wanita tersebut disebut bukan kali pertama melakukan aksi pencurian tabung gas di berbagai wilayah di Kota Manado. Karena aksinya yang berulang itulah, warga bahkan menjulukinya dengan sebutan unik. “duta gas”.
Kali ini, aksinya kembali dipergoki warga saat diduga hendak membawa kabur tabung gas hasil curian. Warga yang sudah habis kesabaran kemudian memberikan hukuman sosial sebelum peristiwa tersebut direkam dan menyebar viral.
Dalam video yang beredar, terlihat wanita itu berjalan menyusuri lorong kampung dengan dua tabung gas tergantung di lehernya, disaksikan warga sekitar.
Dua Sisi Pandangan Netizen
Peristiwa ini memicu beragam tanggapan di media sosial. Sebagian warga menilai tindakan tersebut wajar, mengingat kasus pencurian gas yang disebut sudah berulang kali terjadi dan meresahkan masyarakat setempat.
Namun tidak sedikit pula yang merasa prihatin dan menilai hukuman semacam itu terlalu mempermalukan pelaku di depan umum, serta tidak sesuai dengan prinsip penegakan hukum yang semestinya diserahkan kepada aparat berwenang.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apakah kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian atau diselesaikan secara kekeluargaan oleh warga setempat.




