SEMARANG, GEMADIKA.com – Aksi kekerasan di jalan raya kembali viral setelah seorang pengemudi mobil memukul pengendara sepeda motor di ruas Jalan Lemahabang–Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat pengemudi mobil menghentikan kendaraannya lalu terlibat cekcok dengan pemotor yang sedang berboncengan bersama istrinya. Situasi kemudian memanas hingga berujung aksi pemukulan.
Video tersebut menuai beragam reaksi dari warganet. Hingga Rabu (13/5/2026), unggahan itu telah mendapatkan ribuan tanda suka dan ratusan komentar. Banyak pihak menyayangkan tindakan arogan di jalan yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, mengatakan pihak kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti kejadian tersebut. Pelaku berhasil diidentifikasi dan diamankan kurang dari dua hari setelah video viral.
“Terduga pelaku berinisial T (37), warga Kecamatan Bergas. Berdasarkan keterangan awal, pelaku emosi karena merasa tidak diberi ruang untuk mendahului,” ujarnya.
Kapolsek Bandungan, AKP Subedi, menjelaskan peristiwa terjadi pada Minggu (10/5/2026) malam di wilayah Desa Jimbaran, Kecamatan Bandungan. Saat itu, pelaku yang mengendarai mobil dari arah Bandungan menuju Lemahabang berupaya menyalip sepeda motor yang dikendarai korban bernama Nanang (36).
Namun, pelaku mengaku kesulitan menyalip hingga akhirnya terpancing emosi. Setelah berhasil mendahului, pelaku justru menghentikan kendaraan korban di tengah jalan. Adu mulut pun tak terhindarkan dan berujung pada aksi kekerasan.
“Pelaku menghentikan korban dan terjadi cekcok hingga pemukulan,” jelasnya.
Rekan pelaku yang berada di dalam mobil sempat berusaha melerai dan mengajak pelaku kembali ke kendaraan. Sementara korban memilih melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas setempat.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan rekaman CCTV dan keterangan saksi. Pada Selasa malam, pelaku akhirnya berhasil diamankan di wilayah Bergas.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku melakukan tindakan tersebut karena emosi sesaat dan tidak dalam pengaruh minuman keras. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Bandungan.





Tinggalkan Balasan Batalkan balasan