SUMEDANG, GEMADIKA.com – Kecelakaan tunggal melibatkan sebuah angkutan kota (angkot) jurusan Cileunyi–Sumedang terjadi di Jalan Raya Cikuda, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (18/9/2026). Kendaraan yang mengangkut belasan pelajar itu terguling hingga mengalami kerusakan cukup parah.
Angkot tersebut diketahui membawa 17 siswa laki-laki dari SMPN 1 Tanjungsari yang sedang dalam perjalanan pulang setelah menghabiskan waktu di kawasan Jatinangor Town Square (Jatos).
Insiden itu sempat mengundang kepanikan warga sekitar. Sejumlah masyarakat bergegas memberikan pertolongan kepada para penumpang dan mengevakuasi mereka dari dalam kendaraan yang terguling di tengah jalan.
Salah seorang siswa yang selamat, Wildan, mengaku sejak awal perjalanan angkot melaju dengan kecepatan tinggi. Menurutnya, sopir juga beberapa kali melakukan manuver yang dinilai membahayakan keselamatan penumpang.
“Mobil melaju cukup kencang dan beberapa kali oleng saat berada di jalan,” ungkapnya.
Diduga akibat kehilangan kendali, angkot akhirnya terguling dan seluruh penumpang mengalami kepanikan. Beruntung, warga sekitar segera membantu proses evakuasi sebelum petugas datang ke lokasi.
Setelah kejadian, beredar informasi mengenai kondisi sopir yang disebut mengalami perubahan perilaku usai kecelakaan. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab kondisi tersebut maupun kaitannya dengan insiden yang terjadi.
Pihak kepolisian diharapkan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan serta faktor manusia yang diduga menjadi pemicu peristiwa tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengemudi angkutan umum agar selalu mengutamakan keselamatan penumpang dengan mematuhi batas kecepatan dan berkendara secara tertib. Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama demi mencegah terulangnya kejadian serupa, terutama yang melibatkan anak-anak dan pelajar.



Tinggalkan Balasan Batalkan balasan