JAKARTA, GEMADIKA.com – PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi pada Juni 2026. Kenaikan harga tersebut berlaku untuk sejumlah produk BBM mulai 10 Juni 2026 dan masih berlaku hingga Rabu (17/6/2026).
Penyesuaian harga dilakukan mengacu pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum yang dipasarkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Salah satu produk yang mengalami kenaikan cukup signifikan adalah Pertamax. Untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, seperti DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax kini mencapai Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter.
Sementara itu, Pertamax Green 95 juga mengalami kenaikan menjadi Rp17.000 per liter dari sebelumnya Rp12.900 per liter.
Meski demikian, sejumlah BBM nonsubsidi lainnya tidak mengalami perubahan harga. Pertamax Turbo (RON 98) masih dipasarkan dengan harga Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex tetap berada di angka Rp24.800 per liter.
Untuk BBM bersubsidi, Pertamina belum melakukan penyesuaian harga. Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter dan Bio Solar bersubsidi tetap Rp6.800 per liter.
Harga BBM Pertamina di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara
Untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT, harga BBM per 17 Juni 2026 sebagai berikut:
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Pertamax: Rp16.250 per liter
- Pertamax Turbo: Rp20.750 per liter
- Pertamax Green 95: Rp17.000 per liter
- Dexlite: Rp23.000 per liter
- Pertamina Dex: Rp24.800 per liter
- Bio Solar: Rp6.800 per liter
Sumatera dan Kalimantan Catat Harga Lebih Tinggi
Di sejumlah wilayah Sumatera seperti Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamax mencapai Rp17.000 per liter. Sementara Pertamax Turbo dijual Rp21.650 per liter dan Pertamina Dex mencapai Rp25.900 per liter.
Untuk Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, harga BBM juga berada pada level yang sama dengan wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
Harga di Kawasan FTZ Lebih Murah
Wilayah Free Trade Zone (FTZ) seperti Batam dan Sabang masih menikmati harga BBM yang lebih rendah dibanding daerah lainnya.
Di FTZ Batam, Pertamax dijual Rp15.500 per liter, sedangkan di FTZ Sabang harga Pertamax berada di angka Rp15.250 per liter.
Daftar 10 Wilayah dengan Harga Pertamax Tertinggi
- Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau – Rp17.000/liter
- Kalimantan Selatan – Rp17.000/liter
- Kalimantan Utara – Rp17.000/liter
- Aceh – Rp16.650/liter
- Sumatera Utara – Rp16.650/liter
- Sumatera Selatan – Rp16.650/liter
- Jambi – Rp16.650/liter
- Kalimantan Timur – Rp16.650/liter
- Sulawesi Selatan – Rp16.650/liter
- Papua – Rp16.650/liter
Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini menjadi perhatian masyarakat karena berpotensi memengaruhi biaya transportasi dan distribusi barang di berbagai daerah.



Tinggalkan Balasan Batalkan balasan